BETANEWS.ID, PATI – Siapa sangka, di balik tenangnya pedesaan Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, ada sebuah tempat wisata edukasi yang unik. Bukan sekadar berkunjung untuk melihat hewan ternak, pengunjung di sini bisa langsung merasakan pengalaman belajar tentang kambing sekaligus mencicipi beragam olahannya.
Suasana akrab langsung terasa ketika memasuki area Wisata Edukasi Olahan Kambing dan Kuliner Pak Taman Gabus. Anak-anak tampak riang melihat kambing yang diternakkan dengan sistem modern.
Baca Juga: Griyo Kakung, Rumah Lawas di Rahtawu yang Suguhkan Sensasi Tempo Dulu Lewat Sego Jagung
Pengunjung yang datang tidak hanya diajak melihat kandang kambing modern, tapi mereka juga diajak mengenal jenis pakan, cara merawat, pembuatan pupuk dari kotoran kambing, pemotongan kambing, hingga pengolahannya.
Bagi anak-anak sekolah, tempat ini sekaligus bisa menjadi laboratorium terbuka yang ramah dan menyenangkan.
Yang paling ditunggu tentu bagian kulinernya. Dari sate kambing empuk, gulai beraroma rempah, maupun pepes kepala kambing. Semua bisa langsung dicicipi setelah sesi edukasi.
Bagi keluarga, wisata ini bisa menjadi alternatif liburan yang berbeda. Anak-anak dapat belajar dekat dengan hewan ternak, sementara orang tua bisa menikmati sajian khas olahan kambing yang fresh.
“Di tempat ini, kami menyediakan sebuah kegiatan tentang edukasi bagaimana pemeliharaan kambing, pemanfaatan kulit kambing, pemanfaatan kotoran kambing hingga daging kambing itu diolah menjadi kuliner yang enak, ” ujar Tampil Al Anas, Pengelola Wisata Edukasi Olahan Kambing dan Kuliner Pak Taman Gabus.
Ia menyebut, di lokasi wisata itu, pengunjung bisa belajar bagaimana memberi pakan kambing yang sehat,memanfaagkan kotoran kambing menjadi pupuk organik hingga bio gas, maupun praktik memasak olahan daging kambing. Di antaranya yaitu membuat sate kambing.
“Kuliner di sini itu ada sate, gulai, tongseng kepala kambing dan pepes kepala kambing. Jadi pengunjung usai belajar juga bisa langsung mencicipi kuliner yang di Omah Sate Kambing Pak Taman 1950,” ungkapnya.
Di tempat itu, pengunjung juga dikenalkan bagaima kulit kambing tersebeut menjadi sebuah kerajinan yang menarik. Di antaranya yakni, dibuat menjadi kaligrafi.
Tamzis mengatakan, untuk wisata edukasi ini, pihaknya membuka harga paket. Yakni, mulai dari Rp 25 ribu hingga Rp 100 ribu.
Sementara itu, Safina Zulia Rahma Putri, salah satu pengunjung mengaku senang dan terkesan dengan wisata edukasi yang ada di Gabus itu.
“Dijelasin tadi bagaimana pemisahan kotoran kambinh yang bisa dijadikan bio has, cara penyembelihan kambing, hingga pengulitan. Asyik pokoknya. Tempatnya menarik juga. Ini baru pertama kali, ” ucap salah satu siswa MTs di Pati itu.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Sisa-Sisa Era Kolonial di Kabupaten Pati
Hal senada juga dirasakan oleh Hafia Galianana Azizia Putri. Ia mengaku baru kali pertama bersiwata seperti ini. Karena bukan hanya sekadar jalan-jalan, tapi juga ada edukasi yang didapatkan.
“Saya tadi lihat kandang kambing yang bersih , terus dikasih lihat tempat penyembelihan dan pengulitan kambing serta tempat masak. Terus setelah selsai, makan sate dan gulai kambing. Enak dan gurih, ” pungkas Hafia.
Editor: Haikal Rosyada

