BETANEWS.ID, KUDUS – Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) menargetkan bawa tiket Youth Olimpic Games Dakar 2026, di ajang World Archery Youth Championship Kanada. Meskipun dengan keterbatasan, baik pembentukan atlet yang sangat singkat hingga anggaran, hal itu tak dipersoalkan.
Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Perpani, Abdul Razak menyampaikan, pemusatan latihan nasional atau training camp (TC) yang dilaksanakan di fasilitas milik Djarum Foundation di SuperSoccer Arena, Kudus. Menurutnya, pemilihan lokasi TC karena faktor efisiensi dan kesiapan yang dinilai mendadak.
Baca Juga: Ikuti World Archery Youth Championship Kanada, Enam Atlet Panahan Junior Jalani TC di Kudus
“Ini semua serba harus cepat. Lapangan dan semua fasilitas lengkap tersedia di sini (SSA Kudus). Kami tidak melihat jarak, tapi kesempatan dan kemauan dari yang diperbolehkan Djarum untuk TC di sini,” ujar Abdul Razak, Senin (28/7/2025).
Setidaknya, kata dia, ada enam atlet yang saat ini sedang menjalani TC sebagai persiapan untuk mengikuti kejuaraan World Archery Youth Championship di Kanada, 18-24 Agustus. Mereka merupakan talenta muda yang menjuarai Kejurnas Panahan Junior yang digelar di Kudus, pada awal Juni lalu.
“Semua serba mepet, dari pembentukan atlet sampai pemberangkatan tidak lebih dari tiga minggu. Tapi kami optimistis, karena saat kejurnas dan seleknas, skor atlet kita dapat bersaing di level internasional,” tegasnya.
Abdul Razak menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan penuh Djarum Foundation yang telah memfasilitasi tempat latihan, transportasi, dan tempat tinggal bagi para atlet selama TC berlangsung.
“Fasilitasnya tidak diragukan lagi, mulai dari tempat tinggal, lapangan, dan servis lainnya. Atlet tinggal di mes GOR Jati, dan semua kebutuhan logistik difasilitasi oleh Djarum Foundation termasuk tranportasi ke lapangan,” tambahnya.
Menurutnya, dukungan swasta sangat vital di tengah keterbatasan anggaran negara. Hadirnya bantuan yang diberikan oleh swasta itu sangat bermanfaat bagi semua, terutama bagi atlet yang segera akan berlaga di kancah internasional tersebut.
“Kita tahu Djarum fokus pada pembinaan junior. Kami memilih di sini karena kesiapan yang ada, sementara negara sedang efisiensi. Jadi kita bergerak mencari pihak swasta yang mau membantu pengembangan cabor panahan ini,” tuturnya.
Baca Juga: Akti Kudus Siap Tampil di Fornas Lombok, Target Gondol Hingga Lima Emas
Sementara itu, Pelatih Nasional Panahan Junior, Rahmat Sulistyawan menambahkan, setidaknya dua tiket Youth Olimpic Games Dakar 2026, putra dan putri bisa diraih. Sebab menurutnya, ajang Youth Olimpic Games merupakan ajang sangat bergengsi bagi atlet melangkah lebih bagus lagi ke depannya.
“Karena ajang ini sebagai batu loncatan atlet untuk berlaga di Olimpiade (kejuaraan tertinggi di dunia bagi atlet). Untuk syarat mengamankan tiket itu harus masuk 16 besar,” jelasnya.
Editor: Haikal Rosyada

