31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Ini Fasilitas Gedung Perpustakaan Kudus Seluas 5.805 Meter Persegi

BETANEWS.ID, KUDUS – Pembangunan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Kudus mulai berlangsung. Tak hanya menjadi tempat membaca, gedung baru yang dibangun dengan anggaran Rp8,4 miliar ini bakal dilengkapi berbagai fasilitas modern yang mendukung kenyamanan pengunjung dari segala usia.

Plt Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kudus, Andrias Wahyu Adi Setiawan, menjelaskan proyek ini mencakup pembangunan empat gedung utama di atas lahan seluas 5.805 meter persegi. Dari total tersebut, luas per gedung mencapai sekitar 1.451 meter persegi.

Baca Juga: Masuk Sekolah Sebentar Lagi, Penjualan Seragam di Kudus Masih Sepi

-Advertisement-

“Gedung ini dibangun sesuai standar Perpusnas. Bangunan pertama akan menjadi ruang front office atau kantor, gedung kedua akan menjadi ruang multimedia dan ruang pertemuan,” bebernya.

Kemudian, lanjutnya, gedung ketiga akan menjadi ruang umum untuk pengunjung dewasa. Sementara ruang keempat dikhususkan untuk anak-anak dengan fasilitas dan rak buku berbeda.

Empat gedung tersebut dirancang dengan fungsi yang berbeda-beda. Gedung paling depan akan difungsikan sebagai ruang layanan sirkulasi dan informasi. Gedung kedua disiapkan untuk multimedia dan ruang pertemuan, termasuk fasilitas mini teater.

Sementara itu, gedung ketiga akan difokuskan untuk ruang baca umum, sedangkan gedung keempat yang berada di bagian paling belakang, didesain khusus sebagai ruang anak.

“Fasilitas untuk anak-anak akan dibuat lebih atraktif. Rak bukunya disesuaikan tinggi anak, tersedia panggung kecil, dan zona interaktif agar anak betah dan tertarik membaca,” ungkapnya.

Pembangunan ini juga mempertimbangkan fleksibilitas ruang, sehingga nantinya bisa digunakan untuk berbagai kegiatan literasi. Selain itu, Andrias menyebut perlunya dukungan sumber daya manusia dan operasional, mengingat gedung baru akan menambah beban listrik, air, dan kebutuhan keamanan.

Selama proses pembangunan, layanan perpustakaan masih berjalan seperti biasa di kantor Arpusda yang lama. Program seperti layanan keliling dan kegiatan literasi tetap dilaksanakan.

“Gedung ini nantinya bukan sekadar tempat menyimpan buku, tapi pusat edukasi dan ruang berkegiatan yang bisa diakses semua kalangan. Kami harap fasilitas yang lengkap ini bisa meningkatkan minat baca masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga: Lahan Eks Ngasirah Dilirik Investor dengan Nilai Rp17 Miliar, Akan Dibangun Mie Gacoan dan Bioskop

Gedung ini diharapkan dapat menjadi solusi dan mendongkrak indeks pembangunan literasi masyarakat (IPLM) Kudus yang masih di bawah rata-rata. Perpustakaan Nasional mencatat skor indeks literasi masyarakat di Kudus masih di angka 64,43%, sementara standar yang dirumuskan oleh Perpusnas, adalah 69,42%.

Untuk itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menargetkan keberadaan gedung perpustakaan yang baru itu, dapat meningkatkan kunjungan dan menumbuhkan minat baca masyarakat di Kudus secara bertahap. Sehingga, harapan untuk mengejar indeks literasi yang ditarget 75% berpotensi diwujudkan.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER