BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mendorong sinergi nyata antara pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan usaha menengah besar (UMB) melalui pola kemitraan yang berkelanjutan dan berdampak positif. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, dalam kegiatan sosialisasi dan fasilitasi UMKM dan UMB di Hotel @Hom by Horizon, Selasa (15/7/2025).
Menurut Sam’ani, pelaku usaha baik kecil hingga besar perlu didampingi. Mengingat keberadaan para pelaku usaha sangat berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan inflasi di suatu daerah, seperti melalui pajak dan penyerapan tenaga kerja.
“Sebenarnya kita dan para pelaku usaha ini simbiosis mutualisme, mereka butuh kita, dan kita butuh mereka. Tak hanya itu, mereka juga sebagai branding Kabupaten Kudus untuk bisa berjaya, pro investasi, dan meningkatkan ekonomi,” tuturnya.
Baca juga: Cerita Hari Pertama Masuk Sekolah di Kudus, Tangis Bupati dan Canggungnya Nisa di Hari Pertama
Kepala DPMPTSP Kudus, Harso Widodo, mengungkapkan, meski ketentuan soal kemitraan telah diatur, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala. Termasuk pelaku usaha belum terdokumentasikan dengan baik, misalnya ada barang tapi tidak ada laporannya.
“Pelaku usaha besar sebenarnya berkewajiban bermitra dengan UMKM. Tapi implementasinya belum terdokumentasi dengan baik. Hanya beberapa pelaku yang sudah mendokumentasikan dan melaporkan ke kami maupun ke provinsi,” sebutnya.
Selain itu, kata dia, kendala lain yang dihadapi adalah soal tata kelola dan manajemen belum sesuai harapan. Terutama dalam hal perpajakan dan administrasi seperti penggunaan Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Banyak UMKM masih menggunakan rekening pribadi, padahal pelaku usaha besar berharap ada kejelasan legalitas atau dengan NIB yang dimiliki saat transfer dana atau pembayaran,” ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya mempertemukan kedua belah pihak untuk menyusun langkah teknis yang dapat dilaporkan ke pemerintah pusat sebagai bentuk pelaksanaan program kemitraan.
Baca juga: Kasus HIV di Kudus Tinggi, Dinas Kesehatan Ungkap Pentingnya Pencegahan Dini
Lebih lanjut Harso menyampaikan, sesuai dengan usulan Bupati Kudus terkait permalasahan tata kelola dan manajemen perusahaan, bahwa pada tahun 2026 mendatang, Pemkab melalui Disnakerperinkop dan UKM akan menyelenggarakan pelatihan khusus bagi pelaku usaha.
“Akan ada pelatihan tentang tata kelola manajemen perusahaan, termasuk soal perpajakan, agar pelaku UMKM bisa lebih siap dan layak bermitra dengan perusahaan besar,” terangnya.
Editor: Suwoko

