BETANEWS.ID, PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati bakal melakukan renovasi Masjid Agung Baitunnur Pati. Selama proses renovasi itu, masjid yang berada di pusat Kota Pati tersebut akan ditutup total.
Bupati Pati, Sudewo mengatakan, proses pengerjaan renovasi Masjid Agung Baitunnur itu akan dimulai pada awal Agustus 2025 mendatang.
Baca Juga: Sudewo Sebut Videotron di Pojok Alun-alun Pati Bakal Jadi Pusat Informasi hingga Nobar
“Awal bulan Agustus mulai dikerjakan, direnovasi. Dan ditutup sementara waktu selama renovasi, kurang lebih 4 bulan masjid ini ditutup, tidak digunakan,” ujar Sudewo.
Katanya, kalau nantinya proses renovasi Masjid Agung Pati itu sudah selesai, baru akan digunakan kembali.
Alasan penutupan masjid, menurut Sudewo, karena kalau pada saat pengerjaan renovasi masih tetap digunakan, maka hasilnya tidak maksimal.
“Kalau pada saat pengerjaan renovasi tetap digunakan, akan mengganggu pelaksanaan dan dipastikan kualitasnya kurang bagus,” kata Sudewo.
Beberapa waktu sebelumnya, Sudewo sempat menyinggung, bahwa pihaknya akan melibatkan arsitek terbaik di Indonesia dalam renovasi masjid tersebut. Dengan begitu, diharapkan masjid bersejarah ini akan memiliki wajah baru yang lebih bagus.
“Tidak tanggung-tanggung dan nanti betul-betul berubah. Ditangani arsitek terbaik di Indonesia,” ungkapnya.
Baca Juga: Mulai 2026, Penyuluh Pertanian di Pati Langsung di Bawah Komando Kementerian Pertanian
Sedangkan untuk anggaran renovasi masjid, sebelumnya ia sempat menyampaikan kalau untuk renovasi Masjid Agung Baitunnur Pati, nantinya, bakal dialokasikan sebesar Rp15 Miliar dari APBD Pati.
Sementara, dilihat di website LPSE Pati, anggaran untuk proyek renovasi Masjid Agung Pati belum muncul pada Senin (28/7/2025). Di website itu, baru muncul tender jasa konsultasi pengawas penataan masjid hingga jasa konsultan perencanaan penataan masjid Baitunnur Pati.
Editor: Haikal Rosyada

