Terkikis Abrasi Tiap Tahun, 3 Ribu Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Tanggul Tlare Jepara 

BETANEWS.ID, JEPARA – Sebagai upaya mengurangi dampak bencana abrasi yang setiap tahun terjadi di kawasan pesisir Desa Tanggultlare, Kecamatan Kedung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menanam tiga ribu bibit mangrove jenis Rhizopora. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara, Aris Setiawan mengatakan kegiatan tersebut juga dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni. 

Baca Juga: DPRD Minta Pemkab Hitung Secara Cermat Terkait Rencana Pengajuan Utang 

-Advertisement-

“Bertepatan dengan hari lingkungan hidup sedunia kita mengadakan kegiatan mageri laut berupa penanaman bibit mangrove dan bersih-bersih pantai. Langkah ini kita lakukan sebagai bagian dari program restorasi ekosistem,” katanya sat ditemui di lokasi penanaman mangrove, Kamis (5/6/2025). 

Ia menyebut garis pantai Jepara yang mencapai 80 kilometer telah ditanami mangrove seluas 747,13 hektare. Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup untuk mengatasi ancaman abrasi.

Sehingga ke depan, selain di kawasan pesisir Desa Tanggultlare, penanaman bibit mangrove menurutnya juga akan dilakukan di tiga kecamatan dan delapan desa lainnya di Kabupaten Jepara. 

“Untuk kawasan-kawasan lainnya akan kita lakukan bertahap setelah ini,” tambahnya. 

Selain penanaman bibit mangrove, sebanyak 300 peserta yang terlibat juga diajak untuk membersihkan sampah yang berada di sekitar kawasan pesisir. Total sebanyak 739 kg sampah berhasil dikumpulkan. Dimana sebagian besar berupa sampah plastik. 

Masalah polusi sampah plastik, saat ini menurutnya juga telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data rencana induk pengelolaan persampahan, 72,93 persen sampah di Jepara merupakan jenis anorganik. 

“Dari angka itu, 33,2 persen merupakan sampah plastik,” ujarnya.

Baca Juga: Masih Tunggu Juknis dari Pusat, Pemkab Jepara Siap Dukung Sekolah Gratis 9 Tahun 

Sehingga ia berharap, ke depan kegiatan untuk menjaga lingkungan bisa terus dilakukan. Agar ekosistem laut dan pesisir sebagai penopang kehidupan masyarakat bisa terus terjaga. 

“Mari kita wujudkan semangat Mageri Segoro. Menjaga laut bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan langkah nyata,” pungkasnya. 

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER