BETANEWS.ID, JEPARA – Di sepanjang jalan Jepara–Bangsri, sebuah toko kecil yang bernama Rumah Kado Dabisa tampak dihiasi bunga warna-warni yang memikat perhatian. Di balik dekorasi cantik tersebut, Nuvailia (42), atau yang akrab disapa Lia, sedang sibuk melayani para pelanggan yang datang bergantian untuk memilih berbagai buket kado yang ia tawarkan.
Lia, seorang ibu rumah tangga asal Bangsri, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara itu, dengan penuh semangat menjalankan usaha buket kadonya. Ia mengaku sudah menggeluti usaha tersebut lebih dari satu tahun.
Baca Juga: Pernah Belajar Tata Boga, Sepasang Sahabat Ini Sukses Bisnis Es Dawet Durian di Jepara
“Saya membuka usaha ini karena ingin memiliki bisnis yang praktis dan kekinian, yang bisa menyediakan segala macam kebutuhan untuk ulang tahun, pernikahan, kelahiran, maupun graduation,” ungkap Lia saat ditemui di tokonya beberapa waktu lalu.
Di Rumah Kado Dabisa, harga buket yang ditawarkan bervariasi sesuai dengan keinginan pelanggan, mulai dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah.
“Standarnya sekitar Rp50.000 hingga Rp55.000, namun ada juga yang pesan mulai dari Rp30.000. Pernah ada yang memesan buket senilai Rp3.000.000,” jelasnya.
Selain menjual buket kado, Lia juga menyediakan berbagai peralatan untuk membuat buket bagi para pelanggan yang ingin merakit buketnya sendiri. Alat-alat tersebut ia jual dengan harga mulai dari Rp2.000. Tak hanya itu, ia juga menjual mainan anak-anak dengan harga mulai dari Rp3.000.
Lia mengungkapkan bahwa omzet yang ia peroleh setiap bulannya sudah cukup menggembirakan. Untuk membantu menjalankan usaha, Lia telah mempekerjakan dua karyawan yang setia membantunya setiap hari.
Baca Juga: Berkat Gabung Komunitas UMKM PUSAKA, Endah Sukses dengan Usaha Jajan Pasar
Rumah Kado Dabisa buka setiap hari, mulai pukul 08:30 WIB hingga 21:00 WIB, dan sudah menjadi tujuan utama bagi masyarakat sekitar yang ingin memberikan sentuhan personal dalam setiap pemberian kado.
“Omzet saya saat ini sekitar Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan. Jika pesanan buket banyak, saya biasanya menambah karyawan lagi,” tambahnya.
Penulis: M. Imam Shodiqin, Mahasiswa Magang Unisnu Jepara
Editor: Ahmad Rosyidi

