BETANEWS.ID, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menegaskan dukungannya terhadap kegiatan investasi, termasuk sektor pertambangan, selama sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda Jepara, Aris Setiawan mengatakan bahwa Pemkab Jepara tidak akan menghalangi aktivitas usaha yang telah memenuhi persyaratan administratif selama sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Baca Juga: Pinjaman Pemkab Jepara Akhirnya Disetujui DPRD, 19 Titik Ruas Jalan Segera Diperbaiki
“Kami mendukung investasi yang sah dan sesuai aturan. Namun, semua proses harus berdasarkan hukum, bukan atas dasar kepentingan sepihak,” katanya pada Kamis, (12/6/2025).
Pernyataan tersebut menurutnya juga merespons demo yang dilakukan oleh sekitar 200 orang dari Aliansi Masyarakat dan Pekerja Tambang Gunung Mrico pada Selasa, (11/6/2025) lalu di depan Kantor Bupati Jepara.
Dalam demo tersebut massa aksi menyuarakan permintaan perlindungan hukum bagi aktivitas tambang yang dilakukan oleh CV Senggol Mekar GS MD, yang disebut telah mengantongi izin resmi untuk beroperasi di wilayah Dukuh Pendem dan Dukuh Toplek, Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo.
Mereka juga mendesak jaminan keamanan bagi para pekerja tambang yang mengaku mengalami intimidasi dari kelompok yang menolak aktivitas pertambangan.
Sebab mereka menilai kegiatan tambang telah melalui prosedur legal dan memberikan kontribusi sosial seperti pemberian beasiswa, pembangunan fasilitas umum, serta penyerapan tenaga kerja lokal.
Pihak perusahaan tambang mengaku akan berkomitmen terhadap pembangunan tahunan untuk Desa Sumberrejo, serta bersedia melakukan penghijauan lahan di wilayah sekitar area operasional.
Baca Juga: Stadion GBK Dipastikan Jadi Kandang Persijap di Liga 1 2025/2026
Terkait tuntutan tersebut, ia menjelaskan bahwa Pemkab Jepara telah membentuk Tim Terpadu Penataan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), yang dibentuk melalui SK Bupati Jepara Nomor 540/207 Tahun 2024.
“Beberapa tuntutan tersebut nantinya akan didiskusikan secara internal oleh Tim MBLB dengan forkopimda karena itu kaitannya sudah dengan iklim investasi di Jepara,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

