31 C
Kudus
Rabu, Februari 18, 2026

Sepi Pembeli dan Retribusi Naik, Nasib Pedagang Pasar Bitingan Kudus Diujung Tanduk

BETANEWS.ID, KUDUS – Nasib para pedagang Pasar Bitingan Kabupaten Kudus benar-benar diujung tanduk. Pasalnya selain sepi pembeli, retribusi kios dan los pasar naik cukup tinggi. Sehingga hal tersebut sangat memberatkan dan para pedagang pun mengeluh atas kebijakan yang dianggap tak berpihak kepada rakyat kecil tersebut.

Salah satu keluhan diutarakan pedagang yakni Santi Sulistyawati (62). Perempuan yang sudah berjualan di Pasar Bitingan sejak tahun 1977 menyampaikan, sudah tiga bulan ini retribusi los tempatnya berjualan mengalami kenaikan. 

Baca Juga: Jumlah Juleha Bersertifikat Kompetensi di Kudus Minim

-Advertisement-

“Saya punya dua los. Sebelum naik, bayarnya itu Rp160 an ribu sekarang jadi Rp220 ribu per bulan, untuk ukuran los 2 meter kali 6 meter,” ujar Santi kepada Betanews.id saat ditemui di los miliknya belum lama ini.

Kenaikan retribusi tersebut tentu sangat disayangkannya. Apalagi saat ini keadaan Pasar Bitingan sangat sepi pembeli. Malah harusnya pemerintah itu memberikan keringanan. 

“Kenaikkan retribusi tentu sangat memberatkan. Nyari pembeli saja sangat susah,” tandas perempuan yang menjual aneka pakaian perempuan tersebut. 

Santi pun berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus bisa mengkaji lagi kebijakan tersebut. Serta pemerintah punya solusi agar.Pasar Bitingan kembali ramai pembeli. 

“Kami berharap pemerintah punya solusi agar pasar kembali ramai. Dan ada keringanan retribusi, tidak dinaikkan,” harapnya. 

Kenaikan retribusi juga dikeluhkan pedagang lain yakni, Sugeng (59). Pemilik los Tentrem di Pasar Bitingan tersebut juga mengaku keberatan dengan kenaikan retribusi. Menurutnya, keadaan pasar sangat sepi pembeli. 

“Sebenarnya kami.keberatan dengan kenaikan retribusi. Tetapi, kami bisa apa selain mengikuti aturan dan membayar retribusi tepat waktu setiap bulan,” ujarnya. 

Baca Juga: Sering Sebabkan Banjir, Semua Unsur Bersihkan Sungai Serut Sepanjang 3 Km

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pasar Disdag Kudus, Albertus Harys Yunanto membenarkan adanya kenaikan retribusi los dan kios pasar tradisional. Menurutnya, kenaikan antara pasar berbeda-beda tergantung pada kelas pasar. 

“Khusus untuk Pasar Bitingan, retribusi kios naik 60 persen, sementara los naik 30 persen,” ujar Harys.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER