BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana menyulap eks Stasiun Kudus yang berlokasi di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus menjadi pusat kuliner dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Rencana itu telah dikomunikasikan oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dengan pemilik lahan yakni perwakilan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 di Pendapa Kabupaten Kudus pada Kamis, (22/5/2025).
Baca Juga: Motor vs Ambulans di Alun-alun Kudus, Pemotor Dilarikan ke RS
Sam’ani menyampaikan, Pemkab Kudus Berencana menyewa lahan milik PT KAI yang ada di Kudus tersebut untuk kegiatan masyarakat. Utamanya untuk UMKM, kuliner khas Kudus, hingga souvenir yang bisa dibawa pulang wisatawan saat berkunjung ke Kudus.
“Direalisasikan dalam waktu dekat,” ujar Sam’ani kepada awak media di Makodim 0722/Kudus, belum lama ini.
Rencanaya, ungkap Sam’ani, Pemkab Kudus akan menyewa lahan eks Stasiun Kudus dengan durasi lima tahun. Sementara untuk pengembangannya akan kerja sama dengan pihak ketiga.
“Rencananya lahan seluas 6 ribu meter persegi (Stasiun Kudus) akan kami sewa. Nanti grand desain akan disiapkan tim arsitek,” bebernya.
Sebagai lulusan Arsitektur, Sam’ani juga akan ikut menuangkan ide dalam pengembangan lahan eks Stasiun Kudus. Nuansa kuno akan dipertahankan, untuk memberikan kenangan masa lalu tentang Stasiun Kereta Api di Kudus.
Kepala Inspektorat Kudus, Eko Djumartono yang mendapat tugas dari Bupati untuk melakukan penjajakan mengenai rencana tersebut menjelaskan, tujuan memanfaatkan lahan eks Stasiun Kudus adalah untuk menghidupkan kembali lahan yang lama tidak terpakai itu. Terlebih letaknya berada di tengah kota.
“Nanti ada bermacam UMKM, kuliner, hingga souvenir. Dan, nanti juga akan diintegrasikan dengan paket wisata religius ziarah makam Sunan Kudus dan Sunan Muria,” ujar Eko.
Untuk harga komersil sewa lahan, ungkap Eko, diperkirakan sekira Rp4,2 miliar untuk 5 tahun. Namun sewa tersebut kemungkinan bisa dapat potongan harga atau keringanan hingga 50 persen.Â
“Nanti kami akan lakukan penjajakan lebih lanjut dengan PT KAI di Jakarta, setelah itu akan kami hubungkan dengan dinas-dinas yang menangani. Saat ini masih kami lakukan kajian,” tuturnya.
Persiapan lainnya juga akan dilakukan Pemkab Kudus, termasuk rekayasa arus lalu lintas oleh Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Satlantas Polres Kudus.
Baca Juga:Â Akselerasi Pembentukan Kopdes Merah Putih, 38 Desa di Kudus Sudah Kantongi Badan Hukum
Disinggung mengenai tanggapan PT KAI Daop 4 atas rencananya Pemkab Kudus tersebut, menurut Eko respon mereka sangat bagus. PT KAI senang karena lahan yang sebelumnya mangkrak akan dimanfaatkan dan dibuat lebih bagus.
“Mereka senang, dari pada mangkrak. Pemkab juga senang, dari pada kelihatan kumuh, bisa dimanfaatkan untuk membantu UMKM dengan sewa murah,” tuturnya.
Editor: Haikal Rosyada

