BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus saat ini sudah memiliki petunjuk teknis (juknis) terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Dalam penerimaan murid baru tersebut, peserta yang ingin mendaftar baik SD dan SMP diwajibkan mempunyai akun SPMB.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar pada Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho menyampaikan, tahun ini peserta pendaftar SPMB jenjang SD dan SMP diminta untuk membuat akun terlebih dahulu. Hal itu menurutnya berbeda dengan PPDB yang diterapkan tahun lalu, di mana SD dan SMP tidak perlu membuat akun.
Baca Juga: Renyah dan Laris, Produksi Bawang Goreng di Jepara Tembus 5 Kwintal Sehari
“Kalau sebelumnya peserta jenjang SD dan SMP hanya daftar, pilih jalur dan pilih sekolah yang dituju. Pada tahun ini mereka harus buat akun dulu dan aktivasi, mirip seperti SPMB jenjang SMA dan SMK,” bebernya.
Ia menjelaskan, tahapan untuk SPMB yang akan diterapkan dalam penerimaan peserta didik di masing-masing jenjang, harus membuat akun terlebih dahulu. Kemudian melakukan verifikasi akun, lalu aktivasi akun, baru bisa menentukan sekolah mana yang dituju, termasuk jalur seleksi yang akan dipilih.
“Untuk SPMB ini ada empat jalur tersedia, meliputi jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Masing-masing jalur ini juga mempunyai kuota berbeda,” ungkapnya.
Peserta, katanya, mempunyai waktu beberapa hari untuk meng-upload dokumen piagam bagi pemilih jalur prestasi. Begitu juga untuk jalur afirmasi, peserta bisa memasukan data pendukung sebagai syarat untuk jalur tersebut.
“SPMB tahun ini agak berbeda, kuota jalur domisili maksimal sampai 40 persen, jalur prestasi 35 persen, jalur afirmasi 20 persen, dan jalur mutasi sebanyak lima persen,” jelasnya.
Baca juga: Punya Nama Unik, Marsotel di Jalan Mangunsarkoro Jepara Bikin Penasaran Pembeli
Ia menambahkan, pihaknya berencana mensosialisasikan juknis SPMB 2025, pekan depan atau di awal Juni mendatang. Diharapkan, masing-masing sekolah lebih jelas dan segera membuka SPMB tersebut.
”Kami juga akan menyebar flyer supaya masyarakat juga mengetahui proses SPMB. Sehingga dapat mengikuti setiap proses dan tahapan yang harus dilakukan,” imbuhnya.
Editor: Haikal Rosyada

