BETANEWS.ID, JEPARA – Sejak pukul 08.00 WIB pagi, ribuan masyarakat Desa Kawak kecamatan Pakisaji Kabupaten Jepara mulai berkumpul dengan membawa jondang dan gunungan hasil bumi ke halaman balai desa Kawak, Kamis (8/5/2025).
Mereka bersiap untuk mengikuti Festival Jondang. Terdapat 21 rombongan yang berasal dari masing-masing RT. Mereka membawa Jondang dan gunungan hasil bumi kemudian diarak mengelilingi desa diiringi tongteng, gendang yang dipikul.
Baca Juga: Harmoni Lintas Agama dalam Tradisi Sedekah Bumi Desa Jrahi Pati
Terdapat juga rombongan yang membawa sound system yang diangkut di atas mobil pick up. Rombongan tersebut berkeliling desa menuju masjid wali atau makam Mbah wali Kawak untuk berdoa bersama.
Kepala Desa Kawak, Eko Heri Purwanto mengatakan pada tahun ini tema yang diangkat yaitu “Pelestarian budaya Desa”. Dengan tujuan mampu melestarikan budaya, mensyukuri hasil bumi dan menjadi simbol kerukunan di Desa Kawak.
Hasil bumi desa yang diarak yaitu berupa Umbi-umbian, kacang, serta buah-buahan. Terdapat juga produk kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat seperti kerajinan bambu dan ukiran kayu.
“Festival Jondang ini tentunya untuk melestarikan budaya yang ada di Desa Kawak, kita selalu berganti tema setiap tahun, kali ini kita menggunakan tema pelestarian budaya lokal” katanya.
Salah satu peserta, Putri (21) warga RT 01 RW 01 mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan festival jondang. Ia sudah 4 kali mengikuti festival tersebut.
“Saya sudah 4 tahun ini mengikuti acara jondangan, senang bisa ikut. Semoga kedepan desa kawak bisa lebih baik lagi dan menjadi desa yang lebih unggul dibanding desa-desa lainya,” katanya saat ditemui di Punden Mbah Kawak.
Peserta lainnya, Durrotun nafisah (27) warga RT16 RW 02 juga turut menyampaikan hal yang sama. Meski harus berpanas-panasan ia mengaku senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan festival jondang.
Baca Juga: Wujud Rasa Syukur, Ribuan Warga Desa Kawak Jepara Gelar Tradisi Manganan
“Meskipun panas tapi seneng bisa ikut arak-arakan. Tadi arak-arakannya mulai dari balai desa kawak menuju ke makam mbah wali, terus selametan bareng-bareng warga disana,” katanya.
Rangkaian acara sedekah bumi di Desa Kawak dimulai dari manganan, bazzar UMKM, festival bola api kemudian dilanjutkan dengan acara Festival Jondang yang merupakan puncak acara sedekah bumi Desa Kawak dan akan ditutup dengan pementasan wayang kulit pada malam hari.
Editor: Haikal Rosyada

