Kisah Zainuddin: Pernah Di-PHK, Bangkrut, hingga Sukses Usaha Cipak Koceak

BETANEWS.ID, KUDUS – Di sudut jalanan Kudus, seorang pria dengan kaus biru muda dan tas selempang tampak sibuk melayani pembeli. Jenggot panjangnya menjadi ciri khas yang membuat pria itu mudah dikenali. Dia tak lain adalah Zainuddin, seorang pedagang cipak koceak asal Burikan, Kudus, yang telah melewati berbagai tantangan dalam hidup, sebelum akhirnya menemukan jalannya di dunia kuliner.

Pria kelahiran 1996 itu mengawali perjalanan kariernya sebagai karyawan di sebuah usaha percetakan. Namun, tak lama bekerja, ia harus menerima kenyataan pahit, usaha tempatnya bekerja mengalami kesulitan keuangan hingga ia pun diberhentikan.

“Saya dulu pernah bekerja di usaha percetakan milik orang, tapi nggak lama saya diberhentikan karena usahanya juga kurang jalan,” kenangnya.

-Advertisement-

Baca juga: Tahu Bakso Daging Kerbau di Loram Kulon Kudus Ini Sehari Laku Ratusan Biji

Tak ingin menyerah, Zainuddin mencoba bangkit dengan membuka usaha percetakannya sendiri di rumah. Dengan bermodal ilmu yang ia pelajari sebelumnya, ia berharap bisa bertahan. Namun, takdir berkata lain, usaha yang ia rintis pun mengalami kebangkrutan.

“Setelah diberhentikan, saya mencoba membuka usaha percetakan sendiri. Tapi ya namanya usaha, nggak selalu mulus. Usaha saya juga bangkrut dan harus ditutup,” katanya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Kegagalan itu tidak membuatnya putus asa. Ia terus berusaha mencari pekerjaan dengan menghubungi teman-temannya, berharap ada lowongan yang tersedia. Namun, nasib belum berpihak kepadanya.

“Setelah usaha tutup, saya langsung cari informasi ke teman-teman soal lowongan pekerjaan. Tapi ya belum beruntung juga, waktu itu nggak ada lowongan sama sekali,” ujarnya.

Hingga akhirnya, sebuah peluang baru muncul. Salah seorang temannya menawarkan kesempatan untuk berjualan cipak koceak, jajanan berbahan dasar aci yang sedang populer. Tak ingin membuang waktu, Zainuddin langsung menerima tawaran tersebut.

Baca juga: Cipak Koceak, Jajanan Pedas Viral yang Bikin Anak Muda Ketagihan

“Daripada menganggur, saya pikir lebih baik dijalani saja. Modal awal saya Rp800 ribu, sudah dapat gerobak dan bahan jualan,” tuturnya.

Berbeda dengan usahanya sebelumnya, kali ini peruntungan berpihak kepadanya. Selama beberapa bulan terakhir, jualannya berjalan lancar tanpa kendala. Meskipun pendapatannya tidak terlalu besar, ia tetap bersyukur bisa mendapatkan penghasilan yang cukup untuk bertahan.

Alhamdulillah lancar. Pendapatan per hari lumayan, sekitar Rp180 ribuan,” beber Zainuddin.

Penulis: Ihza Miftahul Huda, Mahasiswa Magang Unisnu Jepara

Editor: Ahmad Rosyidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER