Tak Mau Jadi Buruh, Masinah Pilih Fokus Jualan Sempolan dan Telur Gulung

BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu, suasana di depan SMP Negeri 1 Gebog tampak ramai. Lalu lalang kendaraan dan kerumunan siswa yang baru keluar dari sekolah memenuhi jalanan. Di antara deretan pedagang kaki lima, seorang wanita paruh baya terlihat sibuk melayani pembeli. Dia adalah Masinah (50), warga Gondosari, yang sudah dua dekade menekuni usaha berjualan sempolan, telur gulung, dan sosis.

Masinah memulai usahanya 20 tahun lalu dengan menjajakan sempolan. Awalnya, ia berjualan berpindah-pindah di sekitar desa Gondosari sebelum akhirnya memilih lokasi tetap di depan sekolah. Dengan harga Rp1.000 per tusuk, jajanannya menjadi favorit para pelajar yang mencari camilan murah meriah.

“Lebih baik jualan ini daripada kerja di pabrik. Kalau di pabrik kan dibawahi orang, kalau ini usaha sendiri, mau pulang atau lanjut jualan, saya yang atur sendiri,” ujarnya.

-Advertisement-

Baca juga: Dapat Ide dari TikTok, Pisang Krispi Kini Jadi Ladang Rezeki Menjanjikan

Salah satu inovasi yang dilakukan Masinah adalah menambahkan telur gulung ke dalam menu dagangannya. Saat pertama kali dijual, jajanan ini belum banyak ditemukan di daerahnya. Dengan resep racikan sendiri, ia memberanikan diri untuk mencoba, dan ternyata, telur gulungnya disambut baik oleh para pembeli.

Dalam sehari, Masinah mampu menjual sekitar 300 tusuk jajanan, bahkan bisa mencapai 500 tusuk pada hari-hari tertentu. Namun, usaha ini juga tak lepas dari tantangan. Kenaikan harga bahan baku menjadi kendala utama.

Baca juga: Batagor Kuah, Inovasi Kuliner yang Selamatkan Ekonomi Keluarga Puji

“Untuk menyiasatinya, saya mengecilkan ukuran jajanan tanpa mengurangi kualitas rasa,” bebernya saat dutemui beberapa waktu lalu.

Mayoritas pelanggannya adalah anak-anak sekolah, tetapi tak jarang orang dewasa juga ikut membeli.

Alhamdulillah pembelinya banyak. Kalau jam buka biasanya mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB,” tambahnya.

Penulis: Arum Tri Handayani, Mahasiswa Magang PBSI UMK

Editor: Ahmad Rosyidi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER