Tangis Pilu Keluarga Korban Pembunuhan di Sukolilo Tuntut Keadilan di Mapolresta Pati

BETANEWS.ID, PATI –  Tangis keluarga korban pembunuhan Damas Adi Prasetyo pecah saat ikut aksi di Mapolresta Pati, Senin (24/2/2025). Mereka menuntut keadilan kasus pembunuhan yang hingga kini belum tuntas. 

Shela, kakak korban pun menceritakan bagaimana nasib keluarga korban setelah ditinggal Damas untuk selama-lamanya. 

Dirinya menyebut, akibat adiknya meninggal karena pengeroyokan, istri korban harus merantau ke Jakarta untuk bekerja demi mencukupi kebutuhan keluarga, terutama anaknya yang masih berusia 4 tahun.

-Advertisement-

Baca juga: Minta Usut Tuntas Kasus Pembunuhan di Sukolilo, Warga Kembali Demo Polresta Pati

“Siapa yang mencukupinya. Biaya sekolahnya bagaimana? Saat ini ibunya terpaksa ke Jakarta untuk merawat anaknya,” ucap Shela sambil terisak dan mengelus kepala anak korban. 

Pada kesempatan itu, dirinya meminta kepada kepolisian untuk menangkap para pelaku. Bagi keluarga korban, katanya hanya keadilan yang dibutuhkan. 

“Tangkap pelaku secepat-cepatnya. Adili, seadil adilnya. Hanya itu diperlukan keluarga korban,” imbuhnya.

Baca juga: Soal Kasus Pembunuhan di Sukolilo, Polisi Sebut Sudah Tangkap 2 Pelaku

Keluarga korban, Susilo. menyampaikan, sebelum aksi, warga yang juga tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Sukolilo (Forkomas) telah melakukan audiensi dengan Kapolresta dan jajarannya pada 18 Oktober 2024 lalu.

“Janji Pak Kapolres ketika itu kasus ini menjadi atensi khusus. Tapi sampai saat detik ini belum ada hasil. Kemudian kita sowan lagi, ketika itu dengan Pak Kasat, Pak Alfan. Tapi jawabannya juga normatif, pelaku dalam pengejaran,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER