BETANEWS.ID, KUDUS – Ribuan rumah di Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus terendam banjir, Jumat (7/2/2025). Bahkan, banjir saat ini disebut paling parah.
Kepala Desa Mejobo, Sueb Jamaludin, mengatakan, ini merupakan banjir kedua pada awal tahun ini. Jika biasanya banjir hanya lewat aja, tapi kali ini paling besar dan awet.
Dia mengungkapkan, banjir mulai masuk permukiman sejak Kamis malam sekira pukul 20:00 WIB. Menurutnya, saat ini hampir seluruh wilayah Desa Mejobo terdampak banjir.
Baca juga: Diguyur Hujan Seharian, Ribuan Warga Desa Tanjungkarang Kudus Terdampak Banjir
“Ada kurang lebih 3 ribu dari total 5,6 ribu rumah di Desa Mejobo kebanjiran. Dengan ketinggian air antara satu hingga satu setengah meter di jalan dan rumah warga tergenang antara 20 sentimeter sampai 30 sentimeter,” bebernya.
Akibat rumahnya kebanjiran, ungkap Sueb, banyak warganya yang sudah mengungsi. Namun, mereka tidak bersedia ke balai desa, melainkan memilih mengungsi di rumah saudara masing-masing.
“Hingga saat ini belum ada bantuan apapun yang datang,” imbuhnya.
Baca juga: Banjir Lumpuhkan Jalan Alternatif Kudus-Pati, Beberapa Truk Mogok
Salah satu warga, Rifaan menyampaikan, sejak awal 2025 rumahnya sudah kebanjiran dua kali. Di banjir yang kedua ini, air mulai masuk ke rumah sejak tadi malam sekira pukul 19:00 WIB.
“Dan pada pukul 22:00 WIB ketinggian banjir di rumahnya sudah 60 sentimeter. Saya dan istri pun memutuskan untuk mengungsi di tempat saudara,” ujarnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

