BETANEWS.ID, JEPARA – Pasangan Calon (Paslon) Bupati nomor urut 2, Witiarso Utomo – Muhammad Ibnu Hajar (Wiwit-Hajar) berjanji akan menciptakan 100 ribu lapangan usaha baru di Kabupaten Jepara selama lima tahun jika nantinya terpilih.
Hal tersebut ia sampaikan dalam debat pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Jepara dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di Ono Joglo Resort and Convention, Bandengan, Jepara, Minggu (27/10/2024) malam.
Baca Juga: Jual Remaja Kembar, Resepsionis Hotel di Jepara Hasilkan Jutaan Rupiah per Hari
“Dalam beberapa bulan ini dari 195 desa yang ada di Jepara, kita sudah bertemu hampir 170 desa di Jepara, kita ingin memakmurkan Jepara yang lebih berkeadilan. Terhadap kesejahteraan kami akan membuka 100 ribu lapangan pekerjaan untuk masyarakat Jepara selama lima tahun,” katanya.
Sehingga setiap tahun, ia menarget akan membuka 20 ribu lapangan pekerjaan baru. 20 ribu lapangan pekerjaan baru tersebut, menurutnya hanya membutuhkan nilai investasi sebesar Rp2 triliun per tahun.
“Untuk 20 ribu lapangan pekerjaan hanya butuh investasi sekitar Rp2 triliun dan kita lebih dari itu. Sehingga seharusnya itu angka yang cukup minim yang bisa kita sampaikan,” ujarnya.
Akan ada 17 sektor yang akan ia buka. Diantaranya, sektor pengolahan, industri, pertanian, perikanan, dan beberapa jasa dari pelaku UMKM. Upaya yang akan ia tempuh yaitu dengan mendatangkan investor.
Selain lapangan usaha, di bidang pendidikan ia akan memberikan 10 ribu beasiswa untuk mahasiswa Jepara selama lima tahun.
Sementara di bidang kesehatan, ia akan membangun satu puskesmas pembantu di 195 desa yang ada di Jepara. Dimana di setiap Puskesmas terdiri dari satu perawat, satu bidan, dan dua kader kesehatan.
Lebih lanjut ia mengatakan, di debat pertama yang sudah terlaksana, ia mengaku deg-degan karena baru pertama ini terlibat langsung menjadi kontestan di Pilkada.
Baca Juga: Sumpah Pemuda di Jepara Bakal Diramaikan Puluhan Artis Nasional
Namun ia berharap, apa yang sudah disampaikan bisa memberikan informasi bagi masyarakat Jepara. Sehingga masyarakat bisa mulai memilah calon pemimpin bagi Kabupaten Jepara ke depan.
“Untuk debat ke depan, semoga antusiasme masyarakat Jepara semakin meninggi. Jumlah pemirsa dan jumlah informasi yang diberikan kepada masyarakat bisa semakin luas, sehingga saat hari H nanti bisa memilih Paslon yang sesuai dengan yang diinginkan masyarakat Jepara,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

