BETANEWS.ID, KUDUS – NU Care Lazisnu Kudus menyelenggarakan program pentasyarufan beasiswa SLTA dan santri kepada 573 orang, di Gedung Laboratorium Lantai 5 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus, Minggu (20/10/2024). Hadir dalam acara tersebut, Dewan Pakar LAZ Nasional, Kuntarno Noor Aflakh dan Ketua Umum PP IPPNU, Whasfi Velasufah.
Ketua Lazisnu Kudus, Indi Fahmi Tamami, menjelaskan, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, pihaknya menyerahkan beasiswa dan bantuan kepada mahasiswa dan marbot sebesar Rp2,7 miliar.
“Pentasyarufan dana infak dan sedekah sudah punya nilai sustainable yang tidak hanya habis dalam sesaat juga tidak hanya dinikmati dalam waktu singkat,” ujarnya melalui siaran tertulis kepada betanews.id, Senin (21/10/2024).
Baca juga: Ringankan Biaya Pendidikan, UMK Salurkan Beasiswa Kepada Ratusan Mahasiswa
Indi berharap, program ini mempunyai keberlanjutan dan nilai manfaat yang panjang bagi penerima manfaat.
“Kami berharap bisa menjadi kader Nahdlatul Ulama di masa yang akan datang,” harapnya.
Indi membeberkan, kriteria penerima beasiswa adalah pelajar dan santri yang berasal dari kudus serta yang membutuhkan, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari desa dan surat keterangan dari pondok.
“Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Baca juga:
Salah satu penerima manfaat Mohammad Bayu Widianto, pelajar kelas X SMA NU Al-Ma’ruf mengaku bahagia dan terharu mendapatkan bantuan ini.
“InsyaAllah beasiswa ini akan saya gunakan untuk kebutuhan sekolah, bantuan ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami yang membutuhkan,” jelas warga Desa Terangmas, Kecamatan Undaan itu.
Editor: Ahmad Muhlisin

