BETANEWS.ID, KUDUS – Laga Pegadaian Liga 2 Grup 2 antara Persiku dan Persijap di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Minggu (15/9/2024), berdampak positif bagi para pedagang kaki lima (PKL). Mereka ketiban berkah karena jualannya laris manis.
Salah satu yang sibuk melayani pembeli adalah pasangan suami istri (pasutri) Dio Ananda dan Siswanto. Mereka tampak sibuk melayani pembeli yang menyodorkan uang di sela-sela pagar besi pembatas saat jeda laga.
“Alhamdulillah Persiku main di kandang ini membawa berkah bagi para PKL, termasuk saya. Jualan kami jadi laris manis,” ujar penjual es teh, kacang rebus, dan tahu rebus itu.
Baca juga: Tak Kebagian Tiket, Suporter Persiku Nonton dari Celah hingga Streaming di Luar Stadion
Siswanto engaku mulai mangkal sejak pukul 12:00 WIB. Sementara kick off Persiku melawan Persijap pukul 15:00 WIB. Ia pun memanfaatkan waktu untuk menyiapkan dagangannya.
“Sesuai prediksi pembeli banyak itu ketika jeda pertandingan. Benar saja di jeda laga ini saya sudah mampu menjual 160 bungkus es teh manis. Harga per bungkusnya Rp5 ribu,” ujar Siswanto.
Untuk kacang rebus, kira-kira terjual 150 bungkus, sementara tahu rebusnya terjual 300 bungkus. Dua jajanan itu ia jual Rp2 ribu per bungkus. Artinya, dalam waktu jeda pertandingan Persiku vs Persijap, pasutri tersebut mampu mendapatkan omzet Rp1,7 juta.
“Semoga saja Persiku bisa juara dan nantinya bisa lolos ke kasta yang lebih tinggi lagi. Biar jualan pedagang kecil makin laris lagi,” harapnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

