Kaum Duafa Bisa Ambil Beras 12 Kg Sebulan di ATM Beras Masjid Darussalam Getassrabi

BETANEWS.ID, KUDUS – Yayasan Baitul Mal (YBM) Brilian Regional Office Semarang secara resmi meluncurkan program ATM Beras di Masjid Darussalam, Desa Getassrabi, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jumat (13/9/2024).

Mekanisme penggunaan ATM Beras ini relatif sederhana. Penerima manfaat akan diberikan kartu khusus yang berfungsi seperti kartu ATM. Dengan kartu ini, mereka dapat mengambil beras sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan tanpa harus antre.

Program tersebut akan berjalan selama enam bulan dengan pasokan beras dari YBM Brilian. Penerima manfaat akan mendapatkan 12 kilogram beras setiap bulan. Setelah periode tersebut, Takmir Masjid Darussalam diharapkan dapat mencari donatur dari warga sekitar untuk meneruskan program ini.

-Advertisement-

Baca juga: Fantastis! 92 Desa di Kudus Dapat Bansus Rp53,7 M, Desa Ini Paling Banyak

Kepala Cabang BRI Branch Office Kudus, Iman Indrawan, mengatakan, peluncuran program ATM Beras itu merupakan pertama kali di Kabupaten Kudus. Peluncuran itu juga sebagai upaya YBM Brilian untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.

“Program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi penerima manfaat, sehingga mereka tidak perlu lagi antre panjang untuk mendapatkan bantuan beras. Dengan adanya ATM Beras ini, bisa membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu. Meskipun jumlahnya tidak besar, kami berharap bisa memberikan bantuan yang bermanfaat dan meringankan kebutuhan warga,” ujarnya.

Ketua Takmir Masjid Darussalam, Mochtar, mengaku senang dengan adanya pemberian mesin ATM Beras. Menurutnya, ada 50 penerima manfaat yang mendapatkan bantuan beras tersebut.

“Kriteria yang mendapatkan adalah kaum duafa, fakir, miskin, yatim, atau yang sesuai amanat golongannya,” bebernya.

Baca juga: Meski Sudah Diperbaiki tapi Masih Ada Puluhan LPJU di Jati-Klambu yang Padam

Ia menyebut, penerima bantuan tersebut juga diminta mengikuti kegiatan keagamaan yang diadakan di masjid. Hal itu sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan bantuan beras. Bantuan tersebut bisa memakmurkan jemaah. Selain itu juga diharapkan dapat membuat rajin jemaah untuk beribadah di masjid.

“Sistem pengambilan didasari (mengikuti kegiatan) keagamaan di masjid. Contohnya kalau di sini malam Jumat ada kegiatan keagamaan ceramah atau pengajian, setelah selesai mengikuti kegiatan, penerima manfaat baru mendapat pencairan beras di ATM Beras,” tuturnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER