BETANEWS.ID, PATI – Musim kemarau menyebabkan bencana kekeringan di Kabupaten Pati terus meluas. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati menyebutkan, sudah ada 17 desa yang tersebar di enam kecamatan mengalami kekeringan.
Kasi Kedaruratan BPBD Pati, Sutarno mengatakan, kekeringan di Pati sudah terjadi sejak Juli 2024 lalu. Enam kecamatan itu adalah Jaken, Jakenan, Pucakwangi, Winong, Gabus, dan Tambakromo. Menurutnya, jumlah tersebut pun diperkirakan akan bertambah saat musim kemarau.
“Baru tadi pagi ada tambahan di Kecamatan Winong, yaitu di Desa Tawangrejo. InsyaAllah nanti kita kirim bantuan ke sana,” ujar Sutarno.
Baca juga: Sumur dan Embung Mengering, Warga Mantingan Tengah Jaken Andalkan Bantuan Air Bersih
Ia mengatakan, BPBD telah memberikan bantuan air bersih kepada desa-desa yang terdampak kekeringan setiap hari. Setidaknya, ada 12 mobil tangki dikerahkan setiap hari untuk droping air bersih.
“Mulai tadi pagi kita droping air ke beberapa desa. Yang mana tadi pagi mulai dari Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo, kemudian tahap kedua ini di Desa Mantingan Tengah, Kecamatan Jaken,” ungkapnya.
Khusus di Desa Mantingan Tengah, Kecamatan Jaken, sumur milik warga hingga embung yang ada di tempat tersebut, saat ini sudah mulai mengering. Kekeringan itu sudah terjadi sejak sepekan lalu.
Editor: Ahmad Muhlisin

