BETANEWS.ID, KUDUS – Partai Gerindra secara resmi memberikan rekomendasi kepada Hartopo dan Mawahib Afkar sebagai calon bupati dan wakil bupati di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kudus 2024.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kudus, Sulistyo Utomo, mengatakan, sebelum memberikan rekomendasi, partainya terlebih dulu melakukan survei secara independen. Hasilnya, elektabilitas Hartopo tertinggi di antara lainnya.
“Hasil Survei elektabilitas Pak Hartopo itu tertinggi di antara kandidat lain. Oleh karena itu, Partai Gerindra mengusung Pak Hartopo dan Pak Mawahib Afkar maju di Pilkada Kudus, sebagai calon bupati dan wakil bupati,” ujar Sulis kepada Betanews.id melalui sambungan telepon, Kamis (1/8/2024) petang.
Baca juga: Gerindra Resmi Beri Rekomendasi pada Hartopo-Mawahib di Pilkada Kudus 2024
Selain itu, lanjutnya, alasan lain rekomendasi Partai Gerindra diberikan kepada Hartopo karena yang bersangkutan sudah secara resmi jadi kader partai. Hal tersebut bisa dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) partai berlambang kepala Garuda tersebut.
“Pak Hartopo juga sudah menjadi kader Gerindra. Beliau sudah memiliki KTAnya,” beber Sulis.
Dia mengungkapkan, rekomendasi diberikan satu paket kepada Hartopo-Mawahib. Mawahib yang merupakan kader Golkar, ini sebagai isyarat koalisi dan sudah memenuhi kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus.
“Gerindra yang di Pemilu kemarin dapat 7 kursi anggota DPRD Kudus dan Golkar dapat 4 kursi, sudah cukup untuk mengusung Hartopo dan Mawahib di Pilkada Kudus 2024. Sebab syarat untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati kudus adalah 9 kursi DPRD Kudus,” jelasnya.
Baca juga: Ratusan Kader Gerindra Kudus Deklarasi Dukung Sam’ani-Bellinda
Sulis juga menilai, kombinasi pasangan Hartopo dan Mawahib di Pilkada Kudus 2024 sangat cocok dan saling melengkapi. Menurutnya, Hartopo sebagai representasi sosok nasionalis, sementara Mawahib Afkar ini dikenal sebagai sosok santri.
“Jadi ini perpaduan yang pas. Nasionalis dan religius, semoga berkah dan bisa dipercaya masyarakat untuk memimpin Kudus lima tahun ke depan,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

