31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Dinas PKPLH Kudus Terima Mesin Cacah dari Mahasiswa Udinus

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus menerima bantuan Mesin Cah Onar atau mesin pencacah sampah organik dan anorganik), Selasa (13/8/2024). Mesin tersebut merupakan produk tugas akhir dua mahasiswa Tehnik Industri, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Dalam demo pemakaian mesin tersebut, terlihat sampah plastik botol Aqua (anorganik) maupun dedaunan yang dimasukan ke dalam mesin itu berhasil dicacah dengan sangat cepat dan efektif. Tentu hal tersebut bisa menjadi salah satu solusi tepat untuk penanganan sampah di Kota Kretek.

Baca Juga: Keberlanjutan Pembangunan SIHT Kudus Ditentukan di Bawah Warung Tenda

-Advertisement-

Kabid Pengelolaan Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau (PPRTH) Dinas PKPLH Kudus, Heri Muryanto menyampaikan, mesin pencacah tersebut nantinya akan ditaruh di tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Rendeng. Dimana TPS yang sebelumnya sudah ada mesin pencacah diesel akan digantikan dengan alat tersebut.

“Ini semoga nanti bisa bermanfaat di TPS Rendeng, karena di situ sudah ada alat, tapi alat pakai diesel. Kemungkinan nanti akan diganti dengan alat ini,” bebernya usai penyerahan, Selasa (13/8/2024).

Meski kapasitas mesin kecil, kata Heri, namun setidaknya mesin itu bisa digunakan untuk mencacah sampah, terutama sampah organik. Menurutnya, mesin itu memakai dinamo listrik dengan kapasitas 35-40 kilogram per jam.

Ia menuturkan, secepatnya mesin tersebut akan dioperasikan dalam waktu dekat. Di manapun alat tersebut akan di tempatkan, terpenting untuk pengamannya, ditaruh di tempat yang teduh dan terhindar dari hujan.

“Insyaallah nanti secepatnya, di bulan-bulan ini. Mau ditaruh manapun yang penting ada pengaman dari hujan,” jelasnya.

Salah satu Pencipta Mesin Cah Onar, Ary Putra Prasetiya menambahkan, alat tersebut dirancang sebagai alat multi fungsi untuk mencacah sampah organik dan anorganik. Dibuat bersama satu temannya yakni Muhammad Aunun Yusron, alat itu memang sengaja diberikan kepada Dinas PKPLH Kabupaten Kudus, agar bisa dimanfaatkan semestinya.

Baca Juga: Cegah Stunting, PKK Kudus Studi Tiru ke Klaten untuk Persiapkan Kedai Balita Si Cantik

“Karena kami ini mahasiswa dari Kabupaten Kudus, jadi sekalian pengabdian untuk Kabupaten Kudus. Terlebih bisa memotivasi kampus lain, terutama mahasiswa rantau, yang sudah saatnya balik omah bangun daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Mesin Cah Onar menggunakan tenaga dinamo motor listrik, bertenaga 2 HP (Horse Power) dengan kekuatan listrik minimal 1.500 Watt. Menurutnya, pengoperasiannya cukup mudah, tinggal menekan tombol ON, nantinya mesin pencacah bisa berputar dan siap mencacah.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER