31 C
Kudus
Jumat, Juli 19, 2024

Ortu Calon Siswa Beberkan Dugaan Praktik Pemalsuan KK untuk Masuk SMAN 1 Pati

BETANEWS.ID, PATI – Dugaan adanya pemalsuan kartu keluarga (KK) dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Pati terus menguat. Pemalsuan KK ini digunakan oleh orang tua calon siswa agar anaknya diterima di SMAN 1 Pati, melalui jalur zonasi.

Modusnya, KK calon siswa diikutkan kepada famili atau keluarga yang lokasi rumahnya berada di dekat SMAN 1 Pati. Dengan adanya dugaan praktik pemalsuan KK tersebut, ada beberapa calon siswa yang rumahnya masih berada di area sekolah harus tergeser.

Salah satu orang tua calon siswa, Riayatul Husna, mengklaim menemukan satu kasus dugaan pemalsuan kartu keluarga (KK) oleh calon siswa lain. Akibatnya, sang anak yang mendaftar di jalur zonasi tergeser dan terpaksa masuk ke SMA lain.

-Advertisement-

Baca juga: Waduh, PPDB SMA di Pati Diwarnai Temuan Belasan KK yang Terindikasi Palsu

“Yang paling mencolok itu kan zonasi, KK yang dipalsukan dengan memindah tempat asalnya ke dekat sekolahan. “Anak saya tergeser karena zonasi reguler,” ujarnya, Senin (1/7/2024).

Oleh karena itu, dia meminta pihak SMAN 1 Pati agar melakukan verifikasi ulang sehingga calon peserta didik baru yang diduga curang didiskualifikasi.

“Harus mengulang verifikasi yang terbukti curang harus dikeluarkan dari SMA 1 Pati,” ungkanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMAN 1 Pati, Alek Suhartono mengatakan, dugaan adanya KK dan zonasi yang bermasalah akan diketahui saat daftar ulang nanti. Jika diketahui adanya pemalsuan dokumen pendaftaran maka calon peserta didik akan dibatalkan.

Baca juga: SMPN 2 Kedung Jepara Kekurangan Calon Siswa saat PPDB, Ini Penyebabnya

“Dengan adanya KK yang bermasalah maka salah satunya jalan adalah bisa dideteksi ketika mereka melakukan daftar ulang keaslian dari KK dan seterusnya. Daftar ulang nanti bisa melihat apakah KK dan lainnya asli atau betul benar dan tidak masalah itu dilihat dari daftar ulang,” ucapnya.

Menurutnya, ketika nantinya dijumpai dokumen yang bertentangan dengan surat pernyataan, maka akan diambil tindakan sesuai dengan juknis yang ada.

“Dilihat dari juknis, maka kalau dapatkan yang tidak sesuai, maka ada tindakan akan dibatalkan,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER