Melihat Sendang di Pati Selatan yang Dipenuhi Puluhan Mesin Pompa Air

BETANEWS.ID, PATI – Puluhan mesin pompa air terlihat terpasang tak beraturan di sebuah sendang yang ada di Dukuh Garis, Desa Wukirsari, Kecamatan Tambakromo, Pati. Hal yang sama juga terlihat pada pipa air yang terpasang di tempat tersebut.

Belum lagi, kabel instalasi listrik yang digunakan untuk menghidupkan pompa air, juga tampak terpasang rumit. Suara mesin air, juga terdengar hidup silih berganti.

Baca Juga: Debit Waduk Gembong Susut hingga 2,8 Juta Metrer Kubik

-Advertisement-

Puluhan mesin-mesin pompa air tersebut, akan hidup lebih sering ketika musim kemarau seperti sekarang ini. Sebab, warga membutuhkan air lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan sehari-sehari.

Pipa-pipa yang terpasang di lokasi tersebut, tersambung ke puluhan rumah warga untuk mengalirkan air sendang.

Sendang Watu Jago itu, berada di bawah rerimbunan sejumlah pohon. Seperti pohon beringin, pohon rao dan pohon lainnya. Warga mempercayai pohon tersebut berusia ratusan tahun

Tempat ini, menjadi lokasi yang krusial bagi warga, khususnya ketika kemarau tiba. Bukan hanya satu dukuh saja yang menggantungkan air untuk kebutuhan sehari-hari, namun dukuh lain juga sebagian mengambil air dari sendang di Dukuh Garis itu.

Kepala Desa Wukirsari, Sulistiono mengatakan, mata air di Sendang Watu Jago terus mengalir. Sehingga warganya pun memanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.

”Sendang Jago di Dukuh Garis, kondisi saat ini cukup untuk kebutuhan lingkungan warga Dukuh Garis dan sekitarnya,” ujar Sulistiono, Rabu (24/7/2024).

Menurutnya, lebih dari 95 kepala rumah tangga di Dukuh Garis memanfaatkan air dari Sendang Watu Jago. Total, lebih dari 400 warga bergantung dengan Sendang Jago untuk mencukupi air bersih.

”Ini untuk kebutuhan air bersih saat musim kemarau maupun musim hujan. Untuk kebutuhan konsumsi, cuci baju, kebutuhan rumah tangga hingga untuk pertanian,” ungkapnya.

Ia mencatat lebih dari 70 pompa air memenuhi Sendang Jago. Warga desa pun senang dengan keberadaan Sendang Watu Jago. Maka dari itu, Sulistiono berharap, warga ikut terus menjaga keberlangsungan sendang.

”Pompa air ada 70 lebih. Dialirkan ke 95 rumah warga di Dukuh Garis. Jumlahnya sekitar 400 jiwa lebih. Insya Allah ndak kekurangan air. Tinggal menjaganya ini,” katanya.

Tak hanya warga Dukuh Garis, warga Dukuh Gayem juga memanfaatkan mata air Sendang Watu Jago untuk kebutuhan rumah tangga mereka.

Baca Juga: Update Uji Lab Sampel Makanan yang Diduga Picu Keracunan Massal Pekerja PT Sejin, Ini Hasilnya

Salah satu warga Dukuh Gayem, Suyikno mengatakan, ia menggunakan sepeda motor untuk mengambil air di Sendang Watu Jago.

”Ini daerah saya kekurangan air. Makanya ambil air di Dukuh Garis. Setiap kemarau memang ke sini,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER