Pihaknya juga ingin kasus tersebut bisa menjadi pembelajaran. Bahwa kalau kalau kasus itu diproses sampai tuntutan hukum, maka akan membuat efek jera geng-geng anak di bawah umur.
“Betapa menyedihkannya, kami melihat hasil scan. Njenengan sudah tahu sendiri, begitu dalam, jadi saya melihat ini bukan lagi anak kecil,” katanya.
Baca juga: Keluarga Korban Duel Maut Shock, Pengakuan Temannya Kecelakaan Padahal Dibacok
Kalau hal itu dibiarkan, menurutnya akan banyak korban lagi ke depannya karena geng-geng remaja.
“Mau berapa lagi korban Solikin kedua, ketiga berlanjut. Makanya kemarin setelah korban dinyatakan meninggal, kami langsung meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan autopsi,” ucapnya.
Dirinya juga berharap, teman-teman korban tidak melakukan aksi balasan atau balas dendam. Ia meminta, agar hukum yang berjalan, sehingga kasus duel antargeng seperti itu tidak terulang lagi.
Editor: Ahmad Muhlisin

