31 C
Kudus
Kamis, Juli 18, 2024

Kekeringan di Pati Meluas, Relawan Dropping Air hingga Malam

BETANEWS.ID, PATI – Puluhan galon air mineral, ember, hingga jeriken tampak terjajar di kolam penampungan air. Di dekat wadah air itu, terlihat puluhan orang bergantian mengambil air bersih dari kolam penampungan, yang merupakan bantuan dari relawan.

Pemandangan ini terlihat di salah satu dukuh di Desa Tondokerto, Kecamatan Jakenan, Pati. Meski malam hari, relawan tetap menyalurkan bantuan air bersih untuk warga.

Warga di lokasi tersebut sudah beberapa hari ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Selain membeli, warga juga mengandalkan bantuan air dari donatur.

-Advertisement-

Baca juga: Kekeringan, Warga Tambakromo Pati Terpaksa Cari Air hingga 5 Km

Relawan Kembangjoyo, Heru Sudiharto, mengatakan, sampai awal Juli ini permintaan bantuan air bersih semakin meningkat. Bukan hanya di satu kecamatan saja, tetapi sudah meluas di daerah lain.

Bahkan, untuk memenuhi permintaan bantuan air bersih dari warga, pihaknya tidak hanya melakukan dropping air pada siang hari saja, tapi juga sampai malam hari.

‘Seperti halnya pada hari ini, kita melakukan dropping air bersih di Desa Tondokerto, Jakenan. Sebab, masyarakat di sini sudah beberapa hari ini mengalami kesulitan air,” ujar Heru, Rabu (3/7/2024) malam.

Ia berharap, bantuan air bersih tersebut bisa bermanfaat bagi warga yang membutuhkan, sehingga nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia menyebut, selain di Desa Tondokerto, sebelumnya warga di Desa Tambahahung, Kecamatan Tambakromo, juga sudah beberapa pekan mengalami kesulitan air bersih. Pihaknya, secara rutin juga menyalurkan bantuan air bersih ke lokasi tersebut.

Sementara itu, Babinsa Desa Tondokerto, Sertu Sudadi, menyampaikan, kekeringan yang dialami warga di desa tersebut sudah mulai terjadi selama dua pekan ini.

Baca juga: Sejumlah Wilayah di Kabupaten Pati Mulai Dilanda Kekeringan

“Ya, kalau kekeringan di sini sudah sekitar dua pekan. Untuk itu, warga sangat berharap adanya bantuan air bersih untuk kebutuhan konsumsi, memasak, dan mandi,” ungkapnya.

Selain mengandalkan bantuan, selama ini warga juga membeli air untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Sebab, untuk air sumur, katanya tidak bisa dimanfaatkan, karena airnya asin.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER