31 C
Kudus
Sabtu, Juli 13, 2024

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Jepara Capai 57 Aduan Selama 5 Bulan

BETANEWS.ID, JEPARA – Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Jepara, AKP Yorisa Prabowo menyebut selama Januari-Mei 2024, sudah terdapat 57 aduan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurutnya, aduan tersebut saat ini sebagian besar sudah diproses. Namun, pihaknya prihatin dengan banyaknya aduan tersebut.

“57 Kasus itu rekap aduan sampai Mei. Yang bulan ini belum masuk rekap,” katanya, Rabu (3/7/2024).

-Advertisement-

Baca juga: Situs Pemkab Jepara Ternyata Disusupi Judi Online Tiap Hari, Lho Gak Bahaya Tah?

Dia merinci, pencabulan sebanyak enam kasus, kekeresan dalam rumah tangga (KDRT) 18 kasus, kekerasan terhadap anak dan perempuan 21 kasus, dan perzinahan 10 kasus.

Yorisa menyebut, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan. Pada 2020 terdapat 95 kasus, 2021 ada 71 kasus, 2022 ada 110 kasus, dan 2023 terdapat 144 kasus.

“Di tahun-tahun sebelumnya ada kasus pornografi. Tahun ini belum ada,” jelas Yorisa.

Dari aduan pada kasus-kasus tersebut, penyebabnya beragam. Yorisa mengungkapkan, faktor ekonomi masih mendominasi penyebab adanya kekerasan maupun pencabulan. Tak jarang, korban terpaksa melakukan hal keji karena kekurangan ekonomi.

Selain itu, faktor lingkungan juga menjadi penyebab sebagian kasus. Lingkaran pertemanan yang tidak sehat membuat orang tidak bisa menahan diri berbuat melewati batas.

Kemudian, lanjut AKP Yorisa, penyalahgunaan kemajuan teknologi juga kerap membuat orang melakukan hal-hal dengan kebebasan tanpa kendali. Salah satu kasus yang paling sering muncul yakni kekerasan seksual berbasis gender online (KBGO).

Baca juga: Judi Online Bikin Rumah Tangga Warga Jepara Rungkad

Misalnya, gambar-gambar vulgar disebar orang lain karena suatu hal. Biasanya, kasus-kasus ini disertai dengan ancaman, sehingga korban menjadi tak berdaya dan seringkali hanya bisa mengikuti kemauan pelaku.

“Untuk itu, peran keluarga menjadi sangat penting. Keluarga harus bisa memastikan pergaulan anggota keluarganya. Sehingga tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” pesannya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER