31 C
Kudus
Sabtu, Juli 20, 2024

Fakta Baru Pemerkosa Anak Kandung di Pati, Pelaku Banyak Koleksi Film Bokep

BETANEWS.ID, PATI – Polisi telah membekuk pelaku pemerkosa anak kandung berinisial K (49). Saat ini, pelaku mendekam di sel Mapolresta Pati untuk menjalani proses hukum.

Polisi juga mengungkap fakta baru terkait dengan kasus tersebut. Pelaku ternyata kecanduan film porno dan punya banyak koleksi film bokep di handphone miliknya.

Baca Juga: Korban Pemerkosaaan Ayah Kandung di Pati Diungsikan ke Rumah Saudaranya

-Advertisement-

Kapolsek Kayen, AKP Parsa mengatakan, bahwa hal itu terungkap setelah anggotanya memeriksa handphone pelaku.

Di handphone milik pelaku itu, ternyata ada banyak koleksi video bokep dari berbagai negara. Kepada anggota polsek, pelaku mengaku video tersebut digunakan sebagai koleksi pribadi.

”Setelah kami cek di handphone pelaku, memang banyak video porno,” ujar AKP Parsa, Rabu (10/7/2024).

Kapolsek menyebut, aksi bejat pelaku ini tercium pihak kepolisian, setelah mendapatkan laporan dari paman korban pada Minggu (30/6/2024) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah itu, anggota kepolisian mendatangi kediaman pelaku.

Setelah itu, polisi langsung pelaku dan membawa ke Mapolsek. Pihak kepolisian juga mengamankan korban agar tidak mengalami intimidasi oleh pelaku.

”Kami periksa keduanya, pelaku maupun korban. Kami bedakan ruangan. Setelah kami periksa, pelaku mengakui perbuatannya. Ia melakukan berkali-kali,” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan yang diterima polisi, katanya pelaku memperkosa korban selama satu tahun lebih. Mulai Maret 2023 hingga 28 Juni 2024. Saat itu, korban masih berusia 17 tahun.

Pelaku melancarkan aksinya di dua tempat. Yakni di hotel di Pati Kota dan di kediaman saat ibu korban tidak berada di rumah.

Korban, saat itu diancam bakal dibunuh bila tidak menuruti kemauan pelaku. Pelaku juga mengancam bakal menceritakan ibunya, bila memberontak dan melaporkan perbuatan bejat kepada pamannya.

Baca Juga: Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Pati Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Selain itu, untuk mencegah anak kandungnya hamil, pelaku mengajak korban ke salah satu klinik kesehatan di Pati Kota. Berdasarkan catatan klinik tersebut, korban disuntik KB sebanyak 6 kali atau setiap tiga bulan sekali.

Saat ini pelaku sudah ditetapkan menjadi tersangka dan dijerat dengan UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER