10 Partai Non Parlemen di Jepara Bentuk Forum Bersama Kawal Pilkada

BETANEWS.ID, JEPARA – Sepuluh partai non parlemen yang tidak lolos atau tidak mendapatkan kursi di DPRD Jepara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 kemarin bersepakat membuat forum bersama bernama Forum Koordinasi Partai Non Parlemen (FKPNP).

Sepuluh partai tersebut yaitu Partai Perindo, Partai Gelora, Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Ummat, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Garuda, Partai Buruh, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dan Partai Prima.

Baca Juga: Hanya Terima 11 Siswa, Guru SDN 3 Karangaji Patungan Beli Seragam Gratis

-Advertisement-

Masrikan, Ketua FKPNP Jepara mengatakan salah satu tujuan dibentuknya FKPNP Jepara yaitu untuk mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November mendatang. Ia menyadari secara sistem, 10 partai non parlemen tersebut memang tidak bisa mengusulkan bakal calon bupati maupun wakil bupati.

“Secara sistem kita memang ditolak, tapi bagaimana kita juga bisa ikut campur tangan dalam proses menyiapkan calon pemimpin yang akan ikut kontestasi di Pillkada Jepara mendatang,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Senin (22/7/2024).

Untuk itu dalam waktu dekat, pihaknya akan mengadakan dialog politik atau jagong bersama para bakal calon bupati maupun wakil bupati untuk membedah visi-misi mereka saat mencalonkan diri.

Agenda tersebut menurutnya bakal diadakan sampai ditetapkannya pasangan calon bupati dan wakil bupati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jepara.

“Karena kami ingin menyajikan ini lo sosok-sosok yang punya kapabilitas, punya kemampuan untuk memimpin Jepara. Sehingga tidak seperti membeli kucing dalam karung, karena prosesnya seharusnya seperti itu,” ujarnya.

Ia menyebut, akumulasi suara dari 10 partai non parlemen mencapai 38 ribu suara. Akumulasi tersebut menurutnya setara dengan empat kursi di DPRD.

Baca Juga: Tahun Ajaran Baru, SDN Kalianyar Jepara Hanya Dapat 7 Siswa

Sehingga dalam pelaksanaan Pilkada nanti, ia memastikan bahwa FKPNP akan turut memberikan dukungan kepada salah satu calon yang nantinya ditetapkan oleh KPU.

“Kalau mengusulkan kita memang tidak bisa, tapi pasti kita akan mendukung. Tapi siapa yang kita dukung, ini kan belum ada calonnya. Dan siapapun yang nanti kita dukung, karena ini gabungan dari banyak partai, pastinya harus sesuai hasil kesepakatan bersama,” jelasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER