31 C
Kudus
Jumat, Juli 19, 2024

PPDB SMP di Jepara: Wali Murid Pusing Titik Koordinat Rumah Ada yang di Afrika hingga Tengah Laut

BETANEWS.ID, JEPARA – Hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kabupaten Jepara membuat banyak orang tua siswa pusing. Mereka bingung karena titik koordinat rumahnya banyak yang keliru. Saat diverifikasi oleh operator, titik lokasi itu ada berada di Benua Afrika hingga tengah laut.

Seperti salah satu orang tua siswa yang berasal dariKelurahan Bulu RT 3 RW 4, Kecamatan/Kabupaten Jepara yang titik koordinatnya berada di Benua Afrika. Setelah dilakukan penelusuran, titik koordinat tersebut ternyata sudah dibuatkan oleh pihak sekolah SD atau sekolah sebelumnya.

Kemudian, siswa lainnya yang ditemui pada saat melakukan pendaftaran di SMPN 1 Jepara mengatakan titik koordinat rumahnya berada di Arab Saudi. Ada juga yang terdeteksi berada di tengah laut.

-Advertisement-

Baca juga: Syarat dan Alur Pendaftaran PPDB SMP Offline dan Online di Kudus

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMPN 1 Jepara, Basuki, menduga hal tersebut terjadi karena mayoritas rumah calon siswa berada di sekitar pesisir Jepara.

Akibat hal tersebut, beberapa orang tua siswa tidak berani membuat sendiri titik koordinat rumah mereka. Kekeliruan dalam penempatan titik koordinat tersebut ternyata juga bukan hal baru.

Untuk mengatasi hal tersebut, Basuki kemudian menyiapkan enam operator untuk membantu para orang tua siswa dalam membenarkan titik koordinat.

“Kita sudah siapkan enam operator, tidak hanya untuk siswa yang mendaftar di SMPN 1 Jepara, tapi juga yang daftar di sekolah lain. Cuma kebanyakan yang ke sini, pasti mendaftar di SMPN 1 Jepara,” katanya di SMPN 1 Jepara, Senin (24/6/2024).

Baca juga: Hari Pertama PPDB Online, SMPN 2 Kudus Jadi Favorit

Terkait pendaftaran pada jalur zonasi, Basuki memastikan PPDB bakal dijalankan sesuai petunjuk teknis (juknis) yang sudah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara. Sesuai peraturan, penerimaan siswa melalui jalur zonasi berdasarkan pada titik koordinat yang sudah ditentukan.

“Kami pastikan tidak ada titipan. Apalagi ada sistem zonasi ini. Semua sesuai juknis. Untuk itu pemosisian titik koordinat harus tepat. Jangan sampai salah,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER