31 C
Kudus
Selasa, Juli 16, 2024

Pembukaan Kembali PPDB Tingkat SMP Dinilai Tidak Efektif Naikkan Jumlah Siswa

BETANEWS.ID, JEPARA – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara akan kembali membuka seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara offline bagi SMP yang jumlah muridnya kurang dari daya tampung. 

Ahmad Nurrofiq, Kepala Bidang (Kabid) SMP, Disdikpora Kabupaten Jepara menyebut saat ini sedang dilakukan pendataan terhadap SMP yang jumlah muridnya kurang dari daya tampung.

Baca Juga: Kisah Pecandu Judi Online di Jepara, Cerai dan Rungkad Ratusan Juta, Masih Mau Depo?

-Advertisement-

Adapun untuk waktu pelaksanaan perpanjangan PPDB tersebut menunggu setelah masa pendaftaran ulang pada tanggal 1-2 Juli 2024 mendatang. Namun ia menyebut, perpanjangan masa PPDB sebenarnya tidak terlalu efektif untuk menambah jumlah siswa.

“Langkahnya nanti akan kita buka pendaftaran secara offline meskipun efeknya nanti tidak banyak, tidak bisa menjamin ketutup untuk memenuhi kuota (daya tampung sekolah),” katanya saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (29/6/2024).

Terdapat dua faktor yang menurutnya menjadi penyebab beberapa SMP di Jepara kekurangan jumlah murid. Yaitu faktor geografis dan jumlah lulusan siswa SD di wilayah tersebut.

Untuk faktor geografis, ia mencontohkan seperti SMPN 4 Kembang yang lokasinya berada di Desa Dudakawu atau 10 km dari Kantor Kecamatan Kembang.

Melihat dari laman PPDB Online SMP Jepara, siswa yang mendaftar di SMP tersebut baru berjumlah 15 siswa. 14 siswa dari jalur zonasi dan 1 siswa dari jalur prestasi.

“Faktor geografis itu juga berpengaruh, letak sekolah yang agak terisolir seperti SMPN 4 Kembang misalnya. Kalau letaknya tidak jauh mungkin masih ada yang minat,” jelasnya.

Kemudian selanjutnya yaitu seperti SMPN 2 Karimunjawa yang berada di Desa Parang. Jumlah siswa yang mendaftar di sekolah tersebut baru sebanyak 16 siswa dari jalur zonasi.

Baca Juga: Judi Online Bikin Rumah Tangga Warga Jepara Rungkad

Lebih lanjut ia menjelaskan, faktor selanjutnya yaitu jumlah lulusan. Dimana jumlah lulusan siswa SD antar kecamatan di Jepara akan berbeda-beda. Kecamatan yang jumlah lulusan siswa SD nya banyak, menurutnya juga akan berpengaruh terhadap jumlah siswa yang mendaftar. Begitu juga sebaliknya.

“Jumlah lulusan SD di setiap kecamatan itu kan berbeda-beda, tidak bisa sama. Ada yang banyak, ada yang sedikit. Seperti di SMPN 2 Karimunjawa, yang di Desa Parang itu kan SD nya hanya SDN 1&2, sehingga kalau mau nambah murid ya ngga bisa,” katanya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER