31 C
Kudus
Sabtu, Juli 13, 2024

Pantesan Tak Buka Penjaringan, Ternyata Golkar Beri Surat Tugas ke 3 Orang untuk Pilkada Kudus

BETANEWS.ID, KUDUS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Kabupaten Kudus memberi surat penugasan kepada tiga orang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Inilah yang menyebabkan partai berlambang beringin itu tak membuka penjaringan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) Kudus.

“Di Golkar punya sistem sendiri. Di Pilkada Kudus tak membuka penjaringan, tapi sistemnya surat penugasan ke beberapa kader,” ujar Ketua DPC Partai Golkar Kudus, Tri Erna Sulistyawati, di Gedung DPRD Kudus, belum lama ini.

Erna mengatakan, sudah ada tiga kader Golkar di Kabupaten Kudus yang diberi surat penugasan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP), yaitu dirinya, Mawahib Afkar, dan Imam Baikuni.

-Advertisement-

Baca juga: Visi Misi Imam Baikuni di Pilkada Kudus, Ingin Cetak Minimal 3 Sarjana Tiap Desa

“Tiga kader tersebut yang ingin maju Pilkada dan mendapatkan rekomendasi partai Golkar harus melakukan survei. Tentunya, lembaga survei yang digunakan adalah yang direkomendasikan oleh DPP,” bebernya.

Survei tersebut, lanjut Erna, untuk mengetahui elektabilitas tiga kader itu di Kabupaten Kudus. Sebab, hasil survei itulah yang nanti jadi salah satu penentu DPP memberikan rekomendasi.

“Saat ini tiga kader sudah ada yang menjalankan survei tersebut. Namun, untuk hasilnya belum bisa dibeberkan sekarang karena belum final,” ungkapnya.

Erna mengatakan, saat survei sudah selesai, ketiga kader tersebut akan menyerahkan hasilnya ke DPP. Selain itu, DPP juga melakukan survei sendiri terhadap tiga calon tersebut.

Baca juga: Mawahib Mantap Nyalon Bupati Kudus 2024, Klaim Akan Dapat Rekom dari Golkar

“Dari itulah kemudian partai mengeluarkan rekomendasi. Namun, tetap nanti tergantung pada kader. Apabila elektabilitasnya bagus tapi tak sanggup, kemungkinan tidak akan dicalonkan,” ungkapnya.

Disinggung apakah dirinya sanggup apabila rekomendasi diberikan padanya, Erna menjawab siap. Menurutnya, sebagai kader tetap harus siap ketika mendapat tugas dari partai.

“Untuk turunnya rekomendasi, kami belum tahu. Karena itu ranahnya DPP Golkar,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER