31 C
Kudus
Rabu, Juli 24, 2024

Masih Nekat Beroperasi, Pemilik Tambak Udang di Karimunjawa Bakal Ditindak Tegas

BETANEWS.ID, JEPARA – Direktur Jenderal (Dirjen) Penegakan Hukum (Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Rasio Ridho Sani menegaskan bagi petambak udang di Karimunjawa yang masih nekat untuk beroperasi bakal ditindak tegas.

Himbauan tersebut ia sampaikan mengingat saat ini empat orang pemilik tambak udang di Karimunjawa sudah ditetapkan menjadi tersangka dan kasusnya sudah dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri (PN) Jepara untuk segera disidangkan.

Baca Juga: Gakkum LHK Telusuri Dugaan Pencucian Uang Tambak Udang Karimunjawa

-Advertisement-

Ke empat orang tersangka, Mirah Sanusi Darwiyah (47), Teguh Santoso (43), Sutrisno (50), dan Sugiyanto (50) juga dikenai pasal berlapis. Yaitu tindak pidana konservasi sumber daya alam dan ekosistem serta perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Kemudian Tindak Pidana Pencucian uang dan gugatan perdata untuk meminta pertanggungjawaban ganti rugi dan pemulihan lingkungan.

“Untuk pelaku-pelaku lain juga akan kita lakukan hal yang sama kalau ada dugaan pelanggaran-pelanggaran yang mereka lakukan,” katanya saat melakukan Pers Release di Kantor Kejaksaan Negeri Jepara, Kamis (13/6/2024).

Sebelumnya tim penyidik dari Gakkum telah melakukan operasi gabungan untuk menertibkan tambak udang di Karimunjawa pada tanggal 31 Oktober – 5 November 2023. Dari hasil operasi tersebut kemudian ditetapkan empat orang tersangka karena tidak kooperatif.

Kepala Balai Taman Nasional (BTN) Karimunjawa, Widiastuti mengatakan hingga saat ini seluruh tambak udang di wilayah Taman Nasional Karimunjawa sudah tidak ada yang beroperasi.

Sebab sebelumnya para petambak sudah menandatangani surat perjanjian untuk segera menutup tambak udang sesuai dengan waktu yang sudah disepakati.

“Sudah selesai sesuai dengan surat pernyataan. Yang kooperatif bikin surat pernyataan ditutup sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan,” katanya.

Baca Juga: Jumlah Kurban di Jepara Tahun Ini Diperkirakan Turun, Ini Penyebabnya

Bambang Zakaria, Aktivis Lingkungan Karimunjawa mengatakan dari 33 titik tambak udang yang berada di Karimunjawa, saat ini masih terdapat satu titik yang beroperasi. Yaitu berada di Dukuh Legon Jelamun, Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa.

“Masih ada satu, tapi sepertinya itu juga tinggal menunggu waktu panen. Kalau yang lainnya sudah berhenti beroperasi,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER