31 C
Kudus
Sabtu, Juli 20, 2024

Ketua Pasopati hingga Kepala Dispermades Diperiksa Bawaslu Pati

BETANEWS.ID, PATI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati meminta keterangan kepada kepala dinas hingga kepala desa (kades).Pemeriksaan ini buntut ratusan kades di Pati yang deklarasi mendukung Sudewo menjadi Bupati Pati dan Irjen Pol Ahmad Luthfi sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Ada tiga pihak yang dimintai keterangan. Di antaranya adalah Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati Tri Hariyama, Ketua Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten (Pasopati) Pandoyo, dan Kades Semampir Parmono selaku pemimpin deklarasi tersebut.

Baca Juga: Bawaslu Pati Akan Panggil Pemandu Deklarasi Kades Dukung Sudewo Jadi Bupati

-Advertisement-

“Kami masih melakukan penelusuran. Kami meminta keterangan kepada Pak Pandoyo, selaku Ketua Pasopati, pak Parmono Kepala Desa Semampir selaku yang memandu deklarasi tersebut, lalu yang ketiga kami meminta keterangan kepada Pak Tri Haryama, Kepala Dispermades,” ujar Ketua Bawaslu Pati Supriyanto.

Tak hanya tiga pihak tersebut, Bawaslu Pati kembali meminta keterangan sejumlah kades yang terlibat dalam deklarasi yang digelar di New Merdeka Kamis (20/6/2024) itu. Bahkan, Bawaslu Pati juga terjun langsung mendatangi pihak-pihak terkait tersebut.

“Dari tiga pihak yang kami minta keterangan, berkembang beberapa kades yang harus kami minta keterangan lanjutan. Hari ini (25/6/2024) kita bagi tim. Ada yang ke Karangrowo, Jakenan, Tambahharjo, Pati, Kades Angkatan Lor, Tambakromo. Kemudian saya sendiri melakukan penelusuran ke Kepala Desa Regaloh dan Kepala Desa Purwosari, Tlogowungu,” ungkapnya.

Supriyanto menjelaskan, setelah proses mencari keterangan ini, pihaknya akan membahasnya secara internal. Yakni apakah penelusuran dugaan pelanggaran tersebut akan dilanjutkan atau tidaknya.

“Langkah selanjutnya akan kita diskusikan. Apakah masih diperlukan penulusuran lanjutan atau hasil dari permintaan keterangan ini cukup untuk dirapatkan dan memutuskan temuan untuk diregister atau tidak,” jelasnya.

Baca Juga: Bawaslu Pati Usut Ratusan Kades Deklarasi Dukung Sudewo jadi Bupati

Setelah diregister, lanjut Supriyanto, ada sejumlah tahapan lagi yang perlu dilalui. Dari mulai meminta klarifikasi, memanggil pihak terkait, mengkaji temuan, dan memberikan rekomendasi jika memang terbukti melakukan pelanggaran.

“Kalau admistrasi pemilu rekomendasi pemilu, kalau pidana pemilihan ke penegak hukum, kalau pelanggaran kode etik ke DKPP atau ke KPU kalau badan ad hoc. Kalau perundangan-undangan lainnya maka akan kita stakeholder yang berwenang,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER