31 C
Kudus
Rabu, Juni 19, 2024

Kebut Pesanan Jelang Iduladha, Bonasih Mampu Produksi 4 Ribu Tusuk Sate Per Hari

BETANEWS.ID, JEPARA – Puluhan tusuk sate berbagai jenis tampak berjejer rapi di depan halaman rumah Bonasih (50), Warga Desa Kendengsidialit, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Saat memasuki gang rumah Bonasih, jejeran tusuk sate juga ikut terlihat di halama rumah para tetangganya.

Selain tusuk sate, terlihat juga potongan-potongan bambu yang sudah digergaji oleh Bonasih. Meskipun tidak lagi muda, Bonasih tampak telaten membelah potongan bambu menggunakan pisau menjadi tusukan sate.

Baca Juga: Manusia Gua di Jepara Akhirnya Dijemput Polisi

-Advertisement-

Hasil bambu yang sudah ia belah tersebut, kemudian ia bawa ke halaman rumah untuk dijemur di atas terik matahari secara langsung. Tujuannya untuk mengurangi kadar air pada bambu. Sehingga tusuk sate yang dihasilkan lebih kuat saat akan digunakan.

Menjelang Iduladha, pesanan tusuk sate yang diterima Bonasih mengalami peningkatan. Jika biasanya dalam sehari Bonasih hanya membuat dua-tiga ribu tusuk sate. Saat ini jumlah produksinya ia tambah menjadi empat ribu tusuk per hari untuk memenuhi banyaknya permintaan.

“Dikebut ini, sehari bisa empat ribu tusuk. Menjelang Iduladha permintaan tusuk sate soalnya makin ramai,” katanya pada Jum’at (7/6/2024) saat ditemui di kediamannya.

Menjelang Iduladha, harga tusuk sate juga ikut mengalami kenaikan. Di hari biasa, per seribu tusuk biasanya dijual dengan harga Rp6.500 – 7 ribu. Saat ini naik menjadi jadi Rp8 ribu per seribu tusuk.

“Harganya ini juga ikut naik menjelang Iduladha, biasanya Rp6.500, kalau lagi mahal ya Rp7 ribu. Tapi kalau sekarang jadi Rp8 ribu,” ujarnya.

Baca Juga: Kantongi Rekom PAN dan NasDem, Wiwit Masih Butuh Satu Kursi untuk Maju Pilkada Jepara

Tusuk sate tersebut, selain ia jual di Pasar Desa dekat rumahnya terkadang juga diambil langsung oleh pembeli. Selain memproduksi tusuk sate, Bonasih juga membuat tusuk yang digunakan untuk makanan lain. Seperti sempolan dan sogor.

“Buatnya sebenarnya banyak, ngga cuma buat sate. Karena memang pekerjaan sehari-hari,” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER