31 C
Kudus
Sabtu, Juni 15, 2024

Benda Diduga Cagar Budaya Kembali Ditemukan di Kawasan Candi Bubrah Jepara

BETANEWS.ID, JEPARA – Sebuah benda yang diduga cagar kembali ditemukan di sekitar kawasan Candi Bubrah Dukuh Duplak, Desa Tempur, Kecamatan Keling. Artefak yaang diduga sebagai terakota tersebut ditemukan saat dilakukan kegiatan bersih-bersih situs Candi Bubrah oleh Forum Komunikasi Peduli Cagar Budaya Muria (FKPCBM).

“Kemarin kita melaksanakan bersih-bersih di Candi Bubrah dan menemukans sebuah artefak yang diduga sebagai terakota,” ungkap Subkoordinator Bidang Sejarah dan Kepurbakalaan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Lia Supardianik, Senin (3/6/2024).

Baca Juga: Produk Furnitur Jepara Ternyata Terjual Hampir ke-100 Negara

-Advertisement-

Artefak yang diduga sebagai terakota ini ditemukan pada Minggu, 1 Mei 2024 pukul 11.50 WIB oleh salah satu peserta, kemudian dilaporkan kepada Disparbud jepara.

Terakota berupa tembikar berbahan tanah liat tersebut ditemukan sekitar satu meter dari Kawasan Candi Bubrah. Medan untuk menyelamatkan terakota tersebut juga cukup sulit karena berada di sebuah tebing yang curam.

Kondisinya juga sudah tidak utuh karena sebagian sudah pecah dan berupa kepingan. Namun demikian tetap menjadi bagian temuan sejarah yang harus dilestarikan.

“Hasil temuan ini selanjutnya kami bersihkan dan dilaporkan kepada Balai Pelestari Cagar dan Budaya Wilayah x Provinsi Jawa Tengah (Jateng),” kata dia.

Sehingga ia menghimbau kepada masyarakat atau para pecinta alam yang mendaki di wilayah pegunungan Muria jika menemukan sebuah benda yang diduga menjadi bagian dari cagar budaya, untuk dapat dilaporkan.

“Kalau menemukan jangan diambil. Bisa didokumentasikan bersama titik koordinatnya. Kemudian laorkan kepada kami atau tim cagar budaya Muria,” kata dia.

Ketua Forum Komunikasi Peduli Cagar Budaya Muria Andik Aristiawan, mengatakan pendakian dimulai pada Jumat, 31 Mei 2024. Para peserta naik dari Dukuh Duplak, dan bermalam di Situs Candi Bubrah. Kemudian, keesokan harinya dilaksanakan pembersihan tegakan serta tanaman di sekitar situs Candi Bubrah.

Baca Juga: Napak Tilas Hari Pancasila, Dian Kristiandi Ajak Anak Muda Jalan Kaki Sepanjang 44 Km

Kegiatan bersih situs oleh komunitas peduli cagar budaya ini, akan dijadikan even atau kegiatan rutin untuk menjaga kelestarian situs di sekitar Pegunungan Muria.

“Perlu adanya kajian lebih mendalam termasuk penataan ulang dan Ekskavasi (penggalian arkeologi), untuk menggali lebih jauh keberdaan situs Candi Bubrah, dan sekitarnya,” katanya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
139,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER