31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Sukun League, Liga Sepak Bola Junior di Kudus yang Terapkan Promosi-Degradasi

BETANEWS.ID, KUDUS – PT Sukun Wartono Indonesia bersama dengan Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Kudus menggelar kompetisi sepak bola junior U-23 Divisi Utama dan U-17 Divisi Dua. Kompetisi tersebut bertujuan untuk pembinaan pemain usia dini dan mencetak bibit-bibit pemain sepak bola berprestasi.

Laga pertama Sukul League ini mempertemukan Tanjungrejo FC dan Megawon FC di Lapangan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Jumat (17/5/2024). Kompetisi dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhammad Chasan Habibie.

Ketua Askab PSSI Kudus, Daniel Budi Sampurno, mengatakan, Sukun League menggunakan sistem kompetisi penuh yang butuh waktu panjang untuk menyelesaikannya.

-Advertisement-

Baca juga: Halo PSSI, Djarum Segera Gelar Liga Sepak Bola Putri Nih

“Beberapa tahun terakhir ini, kompetisi paling lama setengah kompetisi. Paling satu dua hari selesai. Tapi, Sukun League ini nanti akan diselenggaran kompetisi penuh,” ujar Dani.

“Hadiah pembinaan tentu kita siapkan. Dan tentunya pasti pantas,” lanjut Budi.

Dia mengatakan, Sukun League diikuti oleh 22 Persatuan Sepak Bola Desa, terdiri dari 12 tim sepak bola U-23 dan 10 U-17. Kompetisi nantinya akan ada sistem promosi-degradasi.

“Divisi utama U-23 nantinya akan ada yang didegradasi empat tim. Dan dua tim dari divisi dua yakni U-17 akan promosi dua tim. Semoga saja kompetisi lancar dan pelaksanaan bisa digelar tiap tahun,” harapnya.

Corporate Secretary PT Sukun, Deka Hendratmanto, menambahkan, munculnya ide untuk menggelar kompetisi sepak bola dengan sistem kompetisi penuh itu memang sudah lama. Namun, untuk kepastiannya memang baru beberapa bulan terakhir.

“Tiba-tiba saja ide muncul ketika teman-teman Askab PSSI Kudus menyerah terkait sistem kompetisinya. Karena akarnya di pendanaan, jadi PT Sukun hadir untuk mensupport dan membuat kompetisi yang ideal,” ujar Deka.

Baca juga: PBVSI Kudus Gelar Turnamen Antar Kecamatan, Hadiah Capai Rp50 Juta

Menurut, sistem kompetisi penuh itu memang syarat dari PT Sukun Wartono Indonesia untuk menyeponsori liga.

“Teman-teman Askab PSSI Kudus awalnya skeptis karena bayang-bayang biaya. Namun, tentunya kami memberikan ide juga kami memberikan solusi, terutama dalam hal pendanaan. Dan, syarat memang saya ajukan di awal, kami bersedia mendanai dengan syarat kompetisi penuh. Serta pemain-pemain yang berlaga harus asli Kudus,” jelasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER