31 C
Kudus
Kamis, Mei 23, 2024

Larisnya Penjaringan Calon Bupati PKB Kudus, Masan dan Mawahib Merapat

BETANEWS.ID, KUDUS – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kudus membuka pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kudus untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Minggu (5/5/2024).

Pada hari pertama, sudah ada tujuh calon yang mengambil formulir pendaftaran. Pihak PKB bahkan menyebut sudah ada 10 bakal cabup dan cawabup yang mendaftar secara daring dan masih akan bertambah.

Dua politisi yang muncul pada pembukaan penjaringan itu adalah Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kudus, Masan dan Kader Partai Golkar Mawahib Afkar. Selain mereka berdua, ada juga guru SMK Raden Umar Said Kudus, Abdul Fatki dan seorang pengusaha bernama Sugeng.

-Advertisement-

Baca juga: Masan Berusaha Borong Rekomendasi Parpol di Pilkada Kudus 2024

Informasinya, sebelum pembukaan penjaringan, Sandung Hidayat dari Partai Gerindra juga datang mengambil formulir pendaftaran. Begitu juga ketika acara selesai, pasangan Bacabup dan Wabup Sam’ani Intakoris dan  Bellinda Putri Sabrina Birton juga turut mendaftar.

Ketua DPC PKB Kudus, Mukhasiron mengatakan, penjaringan bacabup dan wabup akan terbuka sampai 31 Mei 2024. Dia mengungkapkan,10 orang yang sudah mendaftar adalah Masan, Sandung Hidayat, Mawahib Afkar, Abdul Fatki, Sam’ani Intakoris, Bellinda Putri Sabrina Birton, Sugeng SP,  Aksan Qomarullah (karyawan swasta), Muhamad Tommy Adrianto (advokat), dan Muhammad Riki Pujianto (konsultan geologi).

Dia mengungkapkan, banyaknya pendaftar itu tak terlepas dari pro-aktifnya PKB. Menurutnya, pihaknya tidak hanya menunggu, tapi aktif komunikasi kepada bakal cabup dan cawabup Kudus yang namanya sudah mencuat di media.

“Semua Bakal Cabup dan Cawabup Kudus yang selama ini mencuat di media kita dekati dan kita tawari untuk mendaftar di PKB. Dan, alhamdulillah mereka semua respek,” bebernya.

Baca juga: Paguyuban Jual Beli Motor Bekas Dukung Mawahib jadi Bupati Kudus

Mukhasiron menyebut ada empat tahapan dalam penjaringan itu. Pertama, pembukaan pendaftaran. Kedua, semua berkas pendaftar yang sudah lengkap akan dikirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai PKB.

“(Ketiga) Kemudian, DPP PKB akan membuka Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK). Hasil UKK itu akan mengeluarkan rekomendasi tahap pertama,” ungkapnya.

Menurutnya, rekomendasi tahap pertama kemungkinan diberikan ke lebih dari satu orang, bisa dua atau tiga, karena dengan perolehan tujuh kursi anggota DPRD di Pemilu 2024, PKB Kudus tak bisa mengusung cabup dan cawabup sendirian.

Baca juga: Ironi PPP Kudus, Cabup yang Diusung Selalu Menang Pilkada tapi Selalu Ditinggalkan

“Dua atau tiga orang yang dapat rekomendasi itu nanti akan mencari atau berkomunikasi dengan partai lain untuk berkoalisi guna menggenapkan 9 kursi DPRD Kudus sebagai syarat pengusungan cabup dan cawabup di Pilkada Kudus,” jelasnya.

Apabila orang yang mendapatkan rekomendasi pertama itu tidak bisa berkomunikasi atau gagal berkoalisi, lanjut Mukhasiron, berarti pihaknya menganggap belum mampu menjalankan amanat rekom.

“Yang mampu menggenapkan persyaratan pengusungan di Pilkada Kudus, berarti nanti menjadi prioritas DPP PKB untuk menurunkan rekomendasi tahap dua (tahap empat). Rekomendasi tahap dua adalah final. Rekomendasi tahap dua adalah yang nanti menjodohkan antara cabup dan cawabup di Pilkada Kudus,” bebernya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
137,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER