BETANEWS.ID, KUDUS – Persiku Kudus berhasil menumbangkan 757 Kepri Jaya FC dengan skor 2-1 dalam lanjutan grup I babak 80 besar Liga 3 Nasional 2023-2024. Pertandingan yang dihelat di Stadion Wergu Wetan Kudus itu cukup menarik dan alot, sehingga terjadi jual beli serangan.
Tim berjuluk Macan Muria berhasil mencetak golterlebih dahulu pada menit ke 44 oleh Dheo Budi Prakoso. Sontak, sebanyak 1.175 penonton yang memenuhi Stadion Wergu Wetan Kudus bersorak sorai. Hampir selama berlangsungnya pertandingan, para penonton tak berhenti meneriakkan semangat bagi tim tuan rumah.
Terus mendapat dukungan dari para seporter, pemain Persiku terus menggempur tim lawan. Namun sayangnya, peluang demi peluang yang diraih tak bisa dikonversi menjadi gol.
Baca juga: Zola Cetak Hattrick, Persiku Kalahkan Persipu 3-1 di Laga Perdana Liga 3 Nasional
Justru pada menit ke 80, 757 Kepri Jaya malah mampu menyamakan kedudukan 1-1 melalui sepakan pemain nomor 93, Galih Akbar. Setelah kedudukan imbang, kedua kesebalasan pun kembali ngotot saling serang untuk menambah gol.
Hingga pada injury time atau tepatnya menit 90+2, pemain bertahan 757 Kepri Jaya melakukan pelanggaran di kotak penalti. Meski keputusan tersebut sempat diprotes, wasit tetap memberikan tendangan penalti kepada Persiku. Persiku pun unggul 2-1, dan skor tersebut bertahan hingga akhir pertandingan.
Dengan kemenangan ini, Persiku Kudus memastikan lolos ke babak 32 besar. Bahkan, jika pertandingan terakhir kalah, poinnya sudah cukup untuk lolos ke abbak selanjutnya.
Pelatih Kepala 757 Kepri Jaya FC, Bona Elisa Simanjuntak, menilai pertandingan berjalan dengan menarik dan seimbang. Namun, permainan apik itu dirusak oleh wasit yang tidak memberikan keputusan tepat pada setiap pelanggaran yang terjadi. Bahkan keputusan wasit yang kurang profesional, membuat pemain dari Kepri Jaya menangis.
“Pertandingan ini tolong dievaluasi, kita nggak minta dibantu, yang namanya permainan, kalah menang itu biasa, tapi wasit jangan seperti ini. Kita sudah main bagus dua-duanya,” kata Bona.
Baca juga: Tampil Trengginas, Persiku Menang Telak 4-0 atas Persipal Palu
Dengan hasil sore ini, Bona tetap yakin bisa lolos ke babak 32 besar. Tapi keyakinan itu perlu melihat hasil pertandingan di hari terakhir fase grup pada Rabu, 8 Mei 2024 nanti.
Di sisi lain, Pelatih Kepala Persiku Kudus, Denny Rumba, mengapresiasi perjuangan pemain. Meskipun permainan yang ditampilkan kurang bagus, tapi kemenangan yang dihasilkan mampu mengubur kekecewaan terhadap permainan yang kurang maksimal itu.
“Hasil pertandingan hari ini kami cukup puas, tapi kami sangat kecewa dengan penampilan anak-anak. Tapi mau main secantik apapun tapi kalau kalah, ya, percuma, target utama yang penting menang,” katanya.
“Walau sudah pasti lolos, saya nggak mau Persiku kalah, tetap saya fight di pertandingan selanjutnya,” lanjut Denny.
Editor: Ahmad Muhlisin

