BETANEWS.ID, JEPARA – Pemberangkatan Calon Jama’ah Haji (Calhaj) dari Kabupaten Jepara akan dimajukan akibat dampak dari delay atau tertundanya pemberangkatan Pesawat Garuda dari Embarkasi Solo.
Kasi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara, Sri Yuliati mengatakan jadwal pemberangkatan yang dimajukan justru Calhaj yang berada di kloter 73.
Baca Juga: Didominasi Wajah Lama, Bawaslu Jepara Lantik 48 Anggota Panwascam
Dimana semula Calhaj kloter 73 akan masuk ke Pendapa RA Kartini Jepara pada pukul 12.00 WIB dan berangkat ke Embarkasi Solo pada pukul 14.00 WIB, kini berubah menjadi pukul 11.00 WIB masuk pendapa, dan berangkat ke embarkasi Solo pada pukul 13.00 WIB.
“Kita kena dampak delay itu. Tapi hanya di kloter 73. Perubahannya, pemberangkatannya maju,” jelasnya saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (25/5/2024).
Terkait perubahan jadwal pemberangkatan, ia memastikan bahwa informasi tersebut sudah tersampaikan kepada 354 calhaj dari Kloter 73. Sedangkan untuk jadwal pemberangkatan di kloter lain terutama kloter 72 yang menjadi kloter pertama pemberangkatan Calhaj Jepara bersama dengan kabupaten lain, ia memastikan tidak mengalami perubahan.
Dimana kloter 72 nantinya akan berangkat pada Kamis (30/5/2024). Sampai di pendopo pukul 08.00 WIB dan berangkat ke asrama haji Donohudan Solo, pukul 10.00 WIB. Calhaj yang berangkat pada kloter tersebut sebanyak 221.
“Pj Bupati Jepara akan melepas jemaah haji kloter 72. Akan dikawal oleh aparat kepolisian,” ujarnya.
Kemudian Jumat (31/5/2024), 555 Calhaj yang masuk dalam kloter 74 diberangkatkan pada pukul 03.00 WIB. Lalu untuk kloter 75 yang berisi 352 jemaah haji akan berangkat pada pukul 08.00 WIB. Sedangkan kloter 76, sebanyak 126 jemaah haji diberangkatkan pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: Stunting, Bullying, Hingga Pernikahan Dini Jadi Fokus Rangkaian Harganas 2024 Jepara
Kepada seluruh calon jama’ah, ia berpesan agar datang tepat waktu atau dua jam sebelum pemberangkatan. Mereka diharapkan menempati nomor bus yang sudah ditentukan. Jika terpaksa pindah bus atau tempat duduk, harus berkoordinasi dengan petugas atau panitia.
“Kami imbau untuk seluruh jemaah haji bersiap-siap. Jaga diri dan kesehatan. Jangan sampai saat mau berangkat malah sakit,” pesannya.
Editor: Haikal Rosyada

