Hampir Rampung, Proses Inventarisasi Museum Situs Purbakala Patiayam Masuk Tahap Diskripsi

BETANEWS.ID, KUDUS – Kegiatan inventarisasi koleksi Museum Situs Purbakala Patiayam saat ini masuk tahap diskripsi. Dalam kegiatan tersebut ada sebanyak 43 fosil purba dilakukan inventarisasi. Jumlah tersebut bertambah dari kemarin baru sebanyak 38 fosil.

Tim Ahli Inventarisasi dari Unit Museum Manyarejo Sangiran, Siwiyanti mengatakan, kegiatan tersebut sudah dimulai sejak Senin (27/5/2024) dan akan berakhir Kamis (30/5/2024). Kegiatan inventarisasi merupakan kegiatan yang mehasilkan informasi yang lebih dalam pada suatu koleksi.

Sejumlah tim identifikasi dari Museum Unit Manyarejo Sangiran tampak serius mengidentifikasi temuan fosil di Museum Situs Purbakala Patiayam, Selasa (28/5/2024). Foto: Umam

“Tujuannya dalam kegiatan ini, untuk memberikan nomor urut koleksi dan melakukan diskripsi koleksi, sehingga didapatkan informasi yang lebih mendalam pada suatu koleksi itu. Hal itu untuk mengetahui koleksi apa, bagiannya, hingga sejarahnya koleksi tersebut,” bebernya, Rabu (29/5/2024).

-Advertisement-

Baca Juga: Doni Sibarani Meriahkan Peluncuran Maskot Pilkada Kudus, Sampai Bikin Mewek Komisioner KPU

Ia menjelaskan, tahapan kegiatan inventarisasi akan dilakukan analisis atau mengidentifikasi subuah koleksi yang ada. Dimana dalam proses identifikasi koleksi ada analisis anatomi dan analisis taksonomi. Hal itu untuk menentukan elemen atau koleksi dari bagian tubuh mana dan berasal dari spesies apa.

“Kemudian kita juga melakukan pengukuran dimensinya (panjang, lebar, tinggi, dan diameter), dokumentasi melalui pengambilan foto. Untuk hari ini kami melakukan pendistribusian objek. Jadi kita lebih menspesifikan lagi dari setiap koleksi dan bagiannya secara detail,” jelasnya.

Setelah itu, mendiskripsikan instrumen suatu koleksi tersebut yang dihubungkan dengan lingkungan koleksi ditemukan, termasuk habitatnya seperti apa. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengembangan diskripsi sejarah.

“Fosil yang dilakukan inventarisasi ini ditemukan dari 2015-2023. Jenis spesiesnya, berupa gajah purba, bovidae, cervidae, buaya, badak purba, binatang laut dan kerang-kerangan. Sementara untuk fragmennya meliputi rahang bawah, prostanial, tulang rusuk, tulang belakang, tulang belikat (skapula), dan lain sebagainya,” tuturnya.

Baca Juga: 6 Ranperda Prakarasa Bapemperda Disetujui Jadi Ranperda Prakarsa DPRD Kudus

Ia menuturkan, fosil yang dilakukan investarisasi tersebut dengan rentan waktu sekitar 700.000 tahun hingga 900.000 tahun lalu. Sehingga pihaknya juga mengalami kesulitan dalam kegiatan tersebut. Terutama untuk koleksi fosil yang tak utuh.

“Jadi kemarin kami memang mengalami kesulitan, tapi sudah menemukan itu fosil apa, bagian mana, dan jenis spesies. Untuk waktu dalam perenungan mengetahui suatu koleksi itu butuh waktu selama kurang lebih dua jam,” ungkapnya.

Ia menambahkan, di hari ketiga dalam kegiatan tersebut pihaknya hanya tinggal melakukan diskripsi koleksi, diskripsi lingkungan, dan penelusuran sejarah suatu koleksi tersebut. “Jadi kita tinggal melengkapi berkas saja,” imbuhnya. (adv)

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER