Bukan PSSI, yang Buat Liga Sepak Bola Putri Junior Justru Djarum Foundation

BETANEWS.ID, KUDUS – Bakti Olahraga Djarum Foundation menggelar kompetisi sepak bola putri bertajuk MilkLife Soccer League. Kompetisi yang disponsori MilkLife ini digelar di Supersoccer Arena, Desa Rendeng, Kecamatan/Kabupaten Kudus.

MilkLife Soccer League merupakan turnamen sepak bola putri Kategori Usia (KU) 14 yang diikuti oleh 11 Sekolah Sepak Bola (SSB). Mereka berasal dari Kudus, Rembang, Pati, Jepara dan sekitarnya dengan total peserta kurang lebih 275 orang.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan, turnamen ini menjadi perwujudan komitmen pengembangan ekosistem sepak bola putri di Indonesia. MilkLife Soccer League juga merupakan wadahpara pesepak bola putri usia dini untuk semakin menekuni cabang olahraga tersebut.

-Advertisement-

Baca juga: SDN Jambean 02 Pati dan SDUT Bumi Kartini Jepara Raih Juara Milklife Soccer Challenge 2024 

Liga ini merupakan kelanjutan dari MilkLife Soccer Challenge di KU 10 dan KU 12 bagi siswi Madrasah Ibtidaiyah serta Sekolah Dasar.

“Dari turnamen tersebut, kami melihat bakat-bakat potensial yang akhirnya membuat mereka menekuni sepak bola putri lalu tergerak bergabung ke SSB. Oleh karenanya, kami menyelenggarakan MilkLife Soccer League sehingga SSB memiliki kompetisi rutin sebagai sarana mengasah serta meningkatkan kemampuan para pemainnya,” ujar Yoppy, Minggu (26/5/2024).

Menurutnya, setiap series MilkLife Soccer League memakan waktu tiga sampai empat bulan dengan penyelenggaraan satu pekan sekali di Supersoccer Arena. Pada setiap pekan, mereka akan berlaga dua kali (home & away) dengan format 9 vs 9.

Pertandingan diselenggarakan dengan lapangan berukuran setengah lapangan sepak bola, berdurasi 20 x 2 menit, menggunakan bola ukuran 4 dengan diameter 63,5 hingga 66 cm dan berbobot 0,33-0,36 kg.

Baca juga: Skill Pesepak Bola Putri Junior Makin Terasah, Milklife Soccer Challenge Kian Kompetitif

Rencananya, MilkLife Soccer League akan digelar dua kali selama satu tahun. Tak hanya mengundang SSB dari Kudus dan sekitarnya, turnamen ini juga membuka pintu bagi SSB di daerah lain untuk ambil bagian memperebutkan gelar juara.

“Tidak hanya di Kudus, kami juga berencana di tahun-tahun mendatang menyelenggarakan kegiatan ini di kota lainnya. Jadi, silahkan bagi para SSB untuk mempersiapkan diri. Dan tentu saja kami juga mengharapkan dukungan banyak pihak demi melahirkan kejayaan bagi cabang olahraga ini,” kata Yoppy.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER