31 C
Kudus
Rabu, April 24, 2024

Sempat Hilang, Jasad Lansia di Jepara Ditemukan Meninggal di Sungai

BETANEWS.ID, JEPARA – Seorang Lansia asal Desa Kalipucang Kulon, Rt 5/Rw 4, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara ditemukan meninggal dalam kondisi mengapung di sungai sekitar Bendungan Welahan, Jepara.

Ari Arfan (23) Cucu Lansia tersebut bercerita kakeknya sudah hilang sejak kemarin sekitar pukul 13.30 WIB. Dari pihak keluarga sudah berusaha mencari dengan berkeliling desa namun tidak menemukan.

Baca Juga: Mudik Lebaran, Ratusan Ribu Kendaraan Diprediksi Bakal Masuk ke Jepara

Dari informasi warga mengatakan bahwa kakeknya ditemukan meninggal di sungai. Ia kemudian mendatangi lokasi sungai tersebut, namun kakeknya sudah dibawa ke RSUD Kartini, Jepara.

“Kemarin sekitar jam 13.30 WIB, mbah itu pergi ngga pamit. Sudah dicari keliling desa tapi ngga nemu. Biasanya emang suka kayak gitu, pergi, Jalan-jalan sendiri,” katanya pada Rabu (3/4/2024) saat ditemui di depan Ruang Jenazah, RSUD Kartini, Jepara.

Dr. Amrih, Dokter dari Puskesmas Welahan 1 mengatakan jasad Lansia tersebut awalnya ditemukan oleh warga yang sedang memancing sekitar pukul 09.00 WIB. Warga tersebut tadinya mencium bau busuk dan menemukan jasad Lansia.

Warga kemudian melapor ke Polsek Welahan dan dilakukan proses evakuasi. Pada saat ditemukan, Lansia tersebut dalam kondisi memakai pakaian utuh dengan mengenakan kaus panjang berwarna hijau dan celana panjang berwarna hitam.

Dari hasil pemeriksaaan ditemukan luka akibat goresan ranting bambu pada bagian telinga, leher, dan kepala bagian belakang. Waktu meninggalnya Lansia tersebut sekitar 4-5 jam, sebab darahnya masih dalam kondisi segar.

“Melihat lukanya ini sih, luka akibat benturan. Entah jatuh di sungai, mungkin kena ranting bambu, karena orangnya ini kan sudah pikun jalan-jalan atau kepleset kan ngga tau. Ditemukan luka sayatan tetapi itu akibat benturan,” ungkapnya.

Baca Juga: Empat Bulan Siltap Tak Cair, Perangkat Desa di Pati Terancam Tak Bisa Beli Keperluan Lebaran

Ia memperkirakan penyebab Lansia tersebut meninggal akibat kehabisan nafas sehingga kemudian tenggelam.

“Kemungkinan (penyebab meninggal) tenggelamnnya itu, karena kalau luka segitu sih ngga menyebabkan meninggal. Tadi ditemukan juga dalam kondisi tengkurap ada ranting-ranting bambu,” tambahnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER