BETANEWS.ID, JEPARA – Pemandangan di Jalan Pemuda, Kota Jepara tampak berbeda dari biasanya dengan hadirnya 15 orang berkostum formal dengan make-up berlatar putih di wajahnya. Mereka merupakan anggota dari Komunitas Jepara Mime Club yang sedang memperingati hari Pantomim Sedunia.
Ketua Jepara Mime Club, Eko Bowo Saputro mengatakan selain untuk memperingati hari pantomim mereka juga ingin memperkenalkan seni pantomim kepada warga Jepara.
Baca Juga: Kasus DBD Jepara Membludak, Ternyata Ini Penyebabnya
Selain itu, bertepatan dengan momen Bulan Ramadan, ia juga ingin memberikan hiburan bagi warga Jepara yang masih melintas di jalan.
“Hari ini kami sedang memperingati hari pantomim sekaligus sebagai bentuk dedikasi kepada temen-temen pantomim di dunia juga untuk mengenalkan pantomim kepada warga Bumi Kartini,” katanya pada Jum’at (29/3/2024) di Jalan Pemuda Jepara.
Fahmi Banzuri, Koordinator Jepara Mime Club mengatakan melalui kegiatan tersebut ia juga ingin mengenalkan kepada warga masyarakat Jepara, bahwa pantomim bukan sekedar lelucon tetapi juga sebagai bagian dari pertunjukan seni.
“Banyak orang melihat pantomim ini hanya sekedar lelucon tanpa bisa melihat nilai seninya,” katanya.
Pertunjukan pantomim dengan panggung di jalan raya menurutnya juga baru pertama kali ini ia adakan. Dengan harapan, ke depan lebih banyak masyarakat Jepara yang mengenal seni tersebut.
Masyarakat yang melintas tampak terhibur. Beberapa juga terlihat berswafoto dengan pemain pantomim. Selain memperagakan beberapa adegan khas pantomime, mereka juga tampak berinteraksi kepada pengguna jalan. Sebab konsep yang mereka usung memang sengaja pentas di jalan agar lebih dekat kepada masyarakat.
Baca Juga: Hasil Penelitian Kemenkes Temukan Jenis Virus DBD Den-3 di Jepara
Vita Anggraini, Pengendara Motor yang melintas di jalur tersebut merasa cukup terhibur dengan adanya kegiatan tersebut. Bahkan anaknya sampai meminta putar balik agar dapat kembali melihat pertunjukan pantomim.
“Senang sih merasa terhibur, ini tadi anak sampai minta balik ke jalan ini lagi katanya mau lihat lagi,” katanya.
Editor: Haikal Rosyada

