Lima Objek Wisata Pati Selatan Mangkrak Sejak Pandemi

BETANEWS.ID, PATI – Pati memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang menyuguhkan panorama yang asyik. Namun, beberapa tempat wisata yang pernah ramai oleh pengunjung itu, kini nasibnya mangkrak, terutama untuk objek wisata di Pati bagian selatan.

Sebut saja, objek wisata Air Terjun Lorodan Semar di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen. Kemudian, Bukit Pandang Ki Santa Mulya di Desa Durensawit, Kecamatan Kayen, Dam Terpus dan Arga Pesona di Desa Beketel Kecamatan Kayen, serta Air Terjun Tadah Hujan di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo.

Baca Juga: Anak-anak Diedukasi Tentang Fungsi Air Melalui Lomba Mewarnai

-Advertisement-

Kelima objek wisata tersebut, kini kondisinya masih mangkrak sejak Pandemi Covid-19. Pihak pengelola masih tertatih-tatih untuk bisa membangkitkan kembali objek wisata yang pernah jaya sebelum terjadinya pandemi Covid.

“Untuk objek wisata di kawasan Pegunungan Kendeng, sementara ini masih tutup semuanya. Awalnya sudah terjadi sejak Pandemi Covid-19, ” ujar Krisno, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pati, Jumat (8/3/2024).

Selain Pandemi Covid-19, faktor lain yang menyebabkan objek-objek wisata tersebut hingga kini masih tutup adalah karena jalan yang menuju lokasi wisata rusak. Kemudian, ada kegiatan-kegiatan lain yang dilakukan oleh masyarakat, sehingga menurutnya objek wisata di beberapa tempat itu, sementara ini tersingkirkan.

Krisno, yang juga menjadi pengelola dari objek wisata Bukit Pandang menyebut, untuk saat ini pihaknya berupaya untuk membangkitkan kembali kunjungan wisatawan ke Bukit Pandang.

Berbagai hal katanya juga sudah mulai dibenahi secara perlahan, baik lokasi wisata hingga hal lainnya yang berkaitan dengan destinasi wisata di Durensawit itu.

“Kami sekarang juga sedang menyiapkan oleh-olehnya apa, ketika wisatawan datang ke sini. Dan ini baru kita tanam, yaitu nanas madu,” ungkapnya.

Baca Juga: Tiap Tahun Ketebalan Unsur Hara di Pegunungan Kendeng Hilang 1 Cm

Dirinya berharap, pemerintah daerah juga bisa tanggap dengan adanya pemberdayaan masyarakat desa, dengan mengangkat perekonomian melalui wisata-wisata.

“Jadi potensi apa yang dimiliki desa masing-masing, bisa kita angkat, sehingga bisa menambah income. Dengan begitu, desanya bisa bangkit kembali. Karena Pati itu sangat potensi,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER