Jalur Pantura Demak Lumpuh, Jalan Kudus-Jepara-Demak Padat Kendaraan di Jam-Jam Ini

BETANEWS.ID, JEPARA – Jalan Pantura Demak-Kudus kembali lumpuh akibat banjir, sehingga kendaraan dari arah Semarang menuju Kudus maupun sebaliknya kembali diarahkan melewati Jalur Alternatif Pertigaan Trengguli-Mijen (Demak)-Welahan-Mayong- Nalumsari (Jepara)- Kudus.

Saat ini, kondisi jalur alternatif tersebut mulai dipadati kendaraan dan mengalami ketersendatan di beberapa titik, meski belum menimbulkan kemacetan. Pengemudi kendaraan berat, meskipun tidak dapat berjalan normal juga tidak sampai mematikan mesin kendaraan.

Berdasarkan pantauan, tumpukan kendaraan mulai terjadi sejak Pertigaan Trengguli, baik dari arah Semarang-Kudus maupun sebaliknya. Kemudian jalannya kendaraan mulai tersendat akibat adanya genangan air sekitar 10 meter di sebelah utara Pabrik Jordan Bakery, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. Genangan air tersebut terjadi akibat kondisi jalan lebih rendah.

-Advertisement-

Baca juga: Update Banjir Karanganyar Demak; Mulai Surut Semeter, Jalan Pantura Masih Lumpuh

Akibat ketersendatan arus lalu lintas di titik tersebut, menyebabkan adanya tumpukan kendaraan menuju Semarang. Tumpukan kendaraan kemudian mengular sampai di Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.

Sedangkan kondisi arus lalu lintas di Kabupaten Jepara juga mulai terjadi kepadatan di beberapa titik, mulai dari Pertigaan Gotri sampai dengan Perempatan Pasar Mayong.

Anggota Satlantas Polres Demak, Aiptu Solikin, mengatakan, kepadatan kendaraan di Jalur Alternatif Demak-Kudus mulai terjadi akibat Jalur Semarang-Sayung sudah dapat dilewati dengan normal.

“Wilayah Barat, Semarang tepatnya di depan RSI Sultan Agung Semarang kemarin sempat tergenang air sekitar satu meter, sehingga kendaraan tertahan di sana. Karena ini debit air di Semarang mulai menurun, sehingga kendaraan di Jalur Alternatif Demak-Kudus melewati Jepara ini mulai ramai,” katanya saat ditemui di Pos Trengguli, Kecamatan Wonosalam, Selasa (19/3/2024).

Baca juga: Sawah Puso Hingga Rumah Ambruk di Dorang Jepara, Pemerintah Jamin Bantuan

Ia mengimbau kepada para pengguna jalan atau pengemudi agar selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. 

Selain itu, ia juga menjelaskan akibat adanya pengalihan arus lalu lintas, kepadatan kendaraan  saat pagi biasanya terjadi pada pukul 6.00-8.30 WIB pada saat jam kerja dan masuk sekolah. Kemudian siang, pada pukul 10.00-14.00 WIB.

“Kemudian saat jam pulang kerja mulai pukul 15.00-17.00 WIB. Kendaraan bisanya mulai berjalan lancar mulai pukul 22.00-03.00 dini hari, dari kedua arah,” ungkapnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER