BETANEWS.ID, JEPARA – Kondisi Jalur Alternatif Mulai dari Kudus-Jepara-Mijen (Demak) saat ini mengalami kemacetan dan tersendat di beberapa titik.
Berdasarkan pantauan, kendaraan dari arah Semarang menuju Kudus masih dapat berjalan normal, namun pengemudi kendaraan dari arah sebaliknya mengalami kemacetan.
Baca Juga: Kisah Sopir Kontainer Terjebak Macet di Jalur Kudus-Jepara Sejak Kemarin Sore
Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara, AKP Dionisius Yudi Christiano, mengatakan ketersendatan arus lalu lintas tersebut dikarenakan terdapat kontainer yang mogok di Depan Masjid Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara.
“Ada kendaraan truk yang mogok di depan Masjid Robayan sehingga menghambat arus lalu lintas dari arah Kudus sampai Welahan,” katanya pada Rabu (20/3/2024).
Kontainer tersebut mengalami mogok pada pukul 07.00 WIB. Sehingga jalur Kudus-Jepara mengalami kemacetan sejak pagi.
Kemudian kemacetan juga diperparah dengan adanya banjir yang menggenangi jalan di sebelah utara Pabrik Jordan, Desa Bermi, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak.
Tarmono (48), Supir truk dari arah Semarang menuju Ngabul (Jepara) dan akan kembali ke Semarang mengatakan kondisi kemacetan tersebut sudah terjadi sejak tadi malam.
Kondisi jalur di Kecamatan Mijen yang tergenang air, membuat kendaraan roda dua banyak yang mogok di tengah jalan, sehingga menjadikan adanya antrian kendaraan di belakangnya. Jalur tersebut tergenang air, akibat kondisi jalan yang lebih rendah.
Baca Juga: Truk Mogok Depan Masjid Robayan, Jalur Kudus-Jepara Macet Sejak Pagi
“Kalau semalem sih banjirnya ngga sampe dalam (yang di Mijen) cuma kendaraan banyak yang mogok, sehingga didorong, truk dibelakangnya jadi nunggu. Macetnya gara-gara itu,” katanya saat ditemui di depan Perempatan Kalipucang, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.
Kasatlantas Polres Jepara, kemudian menghimbau bagi kendaraan roda dua maupun empat dari arah Semarang menuju Jepara dapat melalui Jalur Alternatif Wedung (Demak) menuju Kedungmalang (Jepara) agar terhindar dari kemacetan.
Editor: Haikal Rosyada

