Awalnya Jualan di Pinggir Jalan, Maria Kini Jadi Jujugan Penjual Kembang Api di Muria Raya

BETANEWS.ID, KUDUS – Maria Ninik siang itu ikut melayani pembeli yang datang di tokonya, Rajawali Kudus, yang menjual kembang api di setiap momen lebaran dan tahun baru. Tokonya menyediakan berbagai macam kembang api dan petasan dengan jumlah karyawan lima orang, namun siapa sangka, Maria pernah menjadi pedagang kaki lima (PKL) di pinggir jalan yang menjual mainan anak-anak.

Maria bercerita kisah suksesnya berawal dari dirinya yang hanya seorang PKL, dulu dia berjualan mainan anak di pinggir jalan. Mengambil barang dari bosnya, sedikit demi sedikit untuk dijual kembali untuk menafkahi anak-anaknya.

Baca Juga: Penjualan Kembang Api di Kudus Menurun Drastis

-Advertisement-

“Suatu ketika bos menyarankan untuk berjualan petasan di Kudus. Karena waktu itu agen petasan di Kudus hanya ada satu yaitu Tiga Saudara yang berada di Pasar Kliwon. Namun karena keterbatasan modal, saya bilang kalau tidak mampu,” bebernya, Senin (25/3/2024).

Meski begitu, bosnya tetap menawarkan keringanan untuk menyuplai barang dengan pembayaran semampunya sejak 2014.

“Punya saya ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan toko Tiga Saudara. Karena suplai barang mereka jauh lebih banyak. Sampai saat ini tetap kita syukuri, bagaimana penjualan itu ramai ataupun sepi,” jelas wanita berusia 64 tahun tersebut.

Ia menjelaskan, dengan dibantu dua karyawan tetap dan tiga karyawan pocok, konsumen yang berlangganan di tokonya dari berbagai daerah di eks Karesidenan Pati. Di antaranya meliputi, Kudus, Pati, Jepara, dan Demak.

Baca Juga: Proyek Jembatan Kalirejo Gunakan Beton Fast Track, 7 Hari Kering

“Kebanyakan pembeli di sini, para tengkulak atau bakul yang akan dijual kembali di pinggir jalan. Kami melayani pembelian ecer per satu bok petasan dengan jenis sesuai permintaan,” ujar warga Desa Getas Pejaten RT 9 RW 2, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu.

Di momen lebaran seperti ini, banyak dari mereka (tengkulak) membeli petasan salah satunya di toko yang berada di Jalan KH Agus Salim, Kudus itu. Selain harga yang dipatok mulai dari Rp5 ribu sampai Rp40 ribu, jenis petasan yang tersedia juga ada banyak. Sehingga ada banyak pilihan untuk pembeli.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER