31 C
Kudus
Senin, Februari 16, 2026

Update Banjir Demak: Jalur Mijen-Welahan Sudah Kering, Lobang Jalan Mulai Ditambal 

BETANEWS.ID, DEMAK – Kondisi Jalan Raya Mijen-Welahan, Jepara sudah mulai kering dari genangan air, Jumat (16/2/2024). Hanya di beberapa bagian, air masih tampak menggenang di sisi jalan. Namun, banjir yang menggenangi jalan selama beberapa hari itu meninggalkan banyak lubang. Kedalamannya juga mengkhawatitrkan karena mencapai 10 centimeter. 

Warga Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Imanuddin (42), menjelaskan, air sudah mulai surut sejak Kamis (15/2/2024) kemarin. Pada sore hari ketinggian air di Jembatan Bakung masih sekitar 30 Cm, kemudian menjelang Isya air semakin surut.  

Beberapa pengendara melewati Jalan Mijen-Welahan yang menyisakan lobang besar usai terendam banjir beberapa hari. Foto: Umi Nurfaizah

“Jam 12 malam air di Jembatan Bakung sudah surut. Kemudian pagi tadi air di jembatan mulai kering, hanya di bagian sisi jembatan karena memang situ daerahnya rendah jadi masih ada genangan air,” ungkapnya.

-Advertisement-

Baca juga: Awas Kena Prank! Pantura Demak-Kudus Belum Bisa Dilewati Motor

Pantauan di lapangan, saat ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya Provinisi Jawa Tengah sudah gerak cepat untuk menambal lobang jalan. Penambalan jalan itu dikebut dengan menggunakan aspal. 

Dengan adanya perbaikan jalan, kendaraan yang melewati jalur tersebut harus bersabar, sebab belum dapat berjalan normal dari dua arah, yaitu dari Semarang menuju Jepara, maupun sebaliknya.  

Di sisi lain, untuk kondisi lalu lintas di Jalur Pantura Demak-Kudus, sampai hari ini belum bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan.  

Kasatlantas Polres Demak, AKP Lingga Rahmadhani, mengatakan, selain karena ketinggian air di Jalan Pantura masih sekitar 40 Cm, masih terdapat beberapa kendaraan yang belum dievakuasi karena terjebak banjir.  

“Untuk Jalur Pantura Demak-Kudus sampai saat ini belum bisa dilalui, kita masih lakukan penyekatan, kita filterisasi kendaraan yang tidak berkepentingan agar tidak masuk ke area atau tempat yang terdampak banjir,” katanya saat ditemui di Pos Penjagaan, Depan Pom Bensin Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.

Baca juga: Kendaraan Disarankan Tak Lewati Pantura Demak-Kudus Meski Banjir Surut

Untuk itu, ia mengimbau, para pengendara yang dari arah Kudus yang akan menuju Semarang agar tetap melalui Jalur Alternatif, baik melalui Kabupaten Jepara atau Kabupaten Grobogan.  

“Bagi para pengendara agar melalui Jalur alternatif terlebih dahulu. Sebab meskipun saat ini ketinggian air sudah surut menjadi 40 Cm, tetapi masih ada truk yang terjebak banjir dan agar tidak mengganggu lalu lintas kendaraan yang melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan,” pesannya.  

Editor: Ahmad Muhlisin 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER